Duka Cita
“Sudah lama nggak ditempati, makanya masih ada beberapa furniture yang ditinggal. Untuk kamar sudah dibersihkan siang tadi, dan langsung bisa ditempat. Cuma, AC-nya nggak dingin. Sepertinya freonnya harus diisi. Biar, besok saya minta orang lihat AC-nya. Biar diservis, atau diganti aja sekalian.”
“Apa mama tahu, Papa ada di Surabaya nemui kami?” tanya Cita dengan suara yang menggema di dalam ruang. Sebenarnya, Cita masih penasaran dengan tetangga baru di komplek rumah sewaannya. Sampai sekarang, Cita masih tidak tahu menahu dengan sosok penghuni baru yang tinggal di sana.”
“Mama tahu Papa di sini, tapi … untuk urusan kerja.” David melihat Cita dari lantai dua, seraya memegang pagar dengan ke
Hot Chapters