Dosenku Penyembuh Lukaku
Di tengah ruangan, terdapat sebuah sofa dan juga meja bundar dari kaca, di sebelah kiri, terdapat sebuah meja yang ditaruh sebuah komputer gaming lengkap dengan keyboard, headset, bahkan kursi gamingnya yang berwarna biru.
Mata Eva melotot bahkan mulutnya pun ikut menganga, ia menoleh ke arah William. "A-apa maksudnya ini? Kenapa ruangannya ..."
William tersenyum. "Aku tahu kalau kamu diam-diam masih suka main game MoLa, karena kamu juga memiliki potensi di game itu, jadi sekalian saja aku kasih fasilitas untuk mengembangkan bakatmu itu. Kamu juga bisa mendapatkan uang dari hasil live streaming, jadi kamu masih bisa bekerja walau tanpa kaki sekali pun."
Hot Chapters