Rumah Atmaja
Tok. Tok.Tok.
Pintu kamar Bagas diketuk dengan keras, membuat Bagas akhirnya terbangun. Bagas mengernyit mencoba menyadarkan diri dimana dia sekarang? Ah, kamarnya yang terletak di rumah utama. Bagas pun akhirnya mengingat mengapa dia sampai tidur di sini bukan di paviliun.
"Den, Den Bagas bangun! Den, Den, bangun! Ada Berita lelayu, Den." Wanto, masih menggedor-gedor pintu kamar Bagas.
Hot Chapters