Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Dalam Selubung Mantra

Pendekar Dalam Selubung Mantra

Saat dia menolehkan mata ke arah Sanikem, perempuan itu sudah tak ada di sana. Endaru menuntun dua kuda sekaligus mengikuti Suro dan putrinya berjalan masuk lebih dalam ke semak gelagah. Di balik sana terdapat sebuah pekarangan kecil yang baru saja disapu. Di tengah halaman terdapat rumah papan sederhana dengan amben bambu tua di teras. “Endaru, masuklah! Gubuk ini akan menjadi rumahmu dari sekarang,” ajak Suro yang duduk di amben sambil mengeluarkan beberapa potong pakaian dan lebih banyak belati dari tas goninya.
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 510 kali sebagai rumah panggung sunda jadul
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
Zhi
Keren, berkat penggunaan bahasa dan permainan kata-kata di dalamnya, kita bener-bener diajak kembali ke masa kerasnya zaman penjajahan bagi pribumi yang bukan main tidak adilnya. Salah satu buku yang bagus sejauh ini.
Rainfall
Jarang - jarang ada cerita yang ngangkat tentang budaya negara indonesia. Aku bener bener nikmatin. Di sini juga belajar kata kata baru. Belajar sekaligus nikmatin cerita, bener - bener hebat autornya
Baca Semua Ulasan
The Cursed Journey Of Zhura

The Cursed Journey Of Zhura

"Kau tidak ingin masuk?" Zhura menatap rumah panggung yang terbuat dari kayu-kayuan di hadapannya. Tempat tujuan dari alamat yang dituliskan oleh pengurus dapur istana, dengan kata lain inilah rumah di pemasok rempah-rempah. Zhura menggelengkan kepala pada Inara, lalu menunjuk ke arah bangku yang terbuat dari batang pohon besar di sisi sungai. Melihat diameternya yang selebar mobil, Zhura mulai bertanya-tanya seberapa besar pohon yang ditebang.
10.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai rumah panggung sunda jadul
Baca
+Pustaka
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

Rumah Juragan Karto dan Bude Sum dipenuhi oleh cahaya lampu minyak yang berpendar, menandai kegembiraan yang menyelimuti seluruh area. Tenda besar telah didirikan di halaman rumah dengan kursi-kursi yang tertata rapi, menampung para tamu yang datang dari berbagai penjuru kampung. Di sudut halaman, panggung wayang telah siap dengan dalang yang terkenal sedang mempersiapkan kelir dan wayang-wayangnya. Para warga kampung tampak bersemangat, mata mereka berbinar tidak sabar menantikan pertunjukan yang akan dimulai.
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai rumah panggung sunda jadul
Baca
+Pustaka
Perempuan Bermahar Lima Miliar

Perempuan Bermahar Lima Miliar

Asri sekali dipandang mata. Ammar memasuki sebuah halaman rumah panggung yang berdinding anyaman bambu atau bilik. Sementara di depan tampak ada beranda dari kayu serta menggunakan hamparan bilah bambu sebagai dasar lantai pijakan. Hamizan mengikuti kemudian dari belakang dan ikut memarkir kendaraan, persis di samping motor Ammar tadi. “Sepi banget, Mar. Kamu yakin, tuan rumahnya ada di dalam?” tanya Hamizan sambil melihat-lihat sekeliling tempat.
95.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai rumah panggung sunda jadul
Baca
+Pustaka
Salah Pilih Istri

Salah Pilih Istri

Maklum saja mereka datang tepat hari libur, jadi penginapan dan segala macamnya cukup mahal. Hendra menyewa satu rumah panggung yang terbuat dari kayu. Meski begitu yang menjadi daya tariknya adalah rumah ini tepat sekali menghadap ke danau. Dari dalam rumah saja deburan ombak terdengar kuat sekali. "Salat dulu, baru kalau mau tidur," ujar Hendra yang melihat Saka berbaring di ranjang. "Iya. Sebenernya tempat ini cocok untuk bulan madu, bukan kayak kita gini." Saka berucap seraya mengerling, menggoda Hendra.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai rumah panggung sunda jadul
Baca
+Pustaka
istri Ndeso mas jaksa

istri Ndeso mas jaksa

pagi ini di desa layangan terlihat sudah ada sebuah mobil yang terpalkir di salah satu rumah yang terbuat dari sulaman bambu. hanya rumah ini lah yang masih dikatakan tidak layak di kalangan desa gadungan yang warga nya rumahnya sudah tembok. rumah ini adalah milik seorang janda yang di tinggal mati suami nya. biasanya para warga di sekitar menyebutnya sebagai mbok jum.
912 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai rumah panggung sunda jadul
Baca
+Pustaka
RUMAH EYANG

RUMAH EYANG

Mungkin memang bawaan wajahnya kayak gitu. Aku tak lagi bertanya, karena tanganku bisa merasakan, kalau tangan Mas Mondi menarikku. Kami berjalan dengan tangan bergandengan. "Rumah Pak Sugeng, mana Mas?" tanyaku. "Itu." Mas Mondi menunjuk satu rumah yang meskipun berdinding tepas, tapi sangat bagus. Apalagi di cat plitur. Tempatnya agak sedikit ke belakang.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai rumah panggung sunda jadul
Baca
+Pustaka
Rumah Tangga Dewi

Rumah Tangga Dewi

Pagi-pagi buta aku menerima pesan dari Mas Bayu. Suara sendok dan panci yang saling beradu membuat Ibu tertarik datang ke dapur. Dia menemukanku sedang ribet mengurus bahan-bahan untuk memasak makanan. “Ibu kira ada apa suara ribut di dapur. Kamu lagi masak apa, Dew?” “Hehe, Dewi mau masak bubur buat Mas Bayu. Hari ini dia sakit.”
105.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai rumah panggung sunda jadul
Baca
+Pustaka
Balada Asmara Biduan Dangdut

Balada Asmara Biduan Dangdut

“Iya, semua ini ya kerjaannya ibu-ibu ini. Mereka urunan buat beli cat, terus bareng-bareng ngecat rumah ini sekalian bersih-bersih. Kalian suka dengan penampilan barunya?” Astaga, luar biasa. Sebuah rumah dengan warna kuning mencolok dan dengan pekarangan luas yang bersih segera memenuhi penglihatanku. Aku sampai pangling melihat rumah ini. Bahkan di depan rumah sudah ada panggung kecil yang terbuat dari cor-coran semen, dan dengan penutup di atasnya yang terbuat dari kain terpal. “Ya ampun, kami sih seneng banget!” ujar Dewik segera masuk ke dalam rumah tidak sabaran.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai rumah panggung sunda jadul
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Haras
Hallo semua, saya mulai aktif untuk melanjutkan cerita ini lagi ya. Mohon maaf kemarin sempat berhenti sebab ada kerjaan di luat. Tapi sekarang saya sedang dalam fase alih profesi untuk menjadi fulltime writer. Jadi mohon dukungan dari teman-teman semua. Terima kasih Semoga terhibur & sehat selalu.
liza sarah
cerita yg unik. gk tau kisah nyata ato gk, tp ngalir alami gt jln ceritanya. gk bnyk2 drama buatan buat seru cerita. sukaaaaak.... lucu, seger ceritanya. pesan moralnya jg dpt. ya ampuuuun setelah tamat ceritanya br berasa kehilangan. keren lah, gk bosen bacanya.
Baca Semua Ulasan
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

Baiklah, aku akan memulai hariku dengan lebih bahagia di tempat yang baru nanti. Rumah pak Seno cukup sederhana namun Asri, banyak tanam-tanaman hias dan juga sayuran hijau ditanam di pot-pot bekas wadah cat. Rumahnya sebuah rumah panggung yang dindingnya dari papan kayu, terdiri dari dua kamar, aku menempati kamar belakang, sukyurlah ada kamar mandi di dalam kamarnya, sehingga aku tak perlu menutup rapat wajah asliku dengan haduk ketika akan mandi.
1084.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai rumah panggung sunda jadul
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
smk sumbangsihm2
Salam kenal kak.. pertama baca gara2 lokasi cerita di kampung halaman aku. sepertinya kak author sangat mengenal kota Jambi. Aku seperti pulang kampung karena semua lokasi yg disebut langsung terbayang, apalagi setting thn 1997. Tahun terakhir sebelum merantau. Semoga sukses selalu yah
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status