Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rumah Atmaja

Rumah Atmaja

Sapaku, walau aslinya sebel tetep sopan santun yang diutamakan. “Mau cari Mama ya? Mari masuk, Tante,” Ajakku pada beliau. “Makasih, Ly. Iya Tante mau cari Mama kamu,” ujar Tante Maya dan langsung masuk ke dalam rumah. “Lily panggil Mama dulu ya, Tante,” Aku pun bergegas menuju belakang rumah untuk memanggil Mama. Setiap minggu Mama pasti sedang berkebun di belakang rumah.
1019.5K viewsCompletedAdded to Library 409 Times as rumah tiana
Read
+Library
Rumah Tanpa Sosok Papa

Rumah Tanpa Sosok Papa

] [Apa Susan baik-baik saja? [Aku tidak bermaksud menyakiti kalian berdua.] [Tolong, angkat teleponnya.] Aku tidak membaca satu pun pesan itu. Saat pesawat mendarat di Losanare, Susan sedang tertidur pulas. Kepala kecil Susan bersandar di bahuku, menyisakan bekas air mata yang mengering di bulu matanya. Aku menggendong Susan turun dari pesawat dan naik taksi menuju rumah lama mendiang ibuku. Itu adalah sebuah rumah kecil di pinggiran kota yang tenang. Tidak ada yang mewah, hanya terdiri dua kamar tidur, dan sebuah beranda yang dilengkapi kursi goyang. Cat dindingnya sudah mulai mengelupas, tetapi rumah itu milik kami. Ibuku mewariskannya bertahun-tahun yang lalu.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as rumah tiana
Read
+Library
RUMAH EYANG

RUMAH EYANG

Mereka terus memperhatikan kami. Setelah turun dari motor, Zain mengajakku jalan ke saung itu. "Ini rumahku," kata Zain. Rumahnya sederhana, dengan halaman yang bisa dibilang lumayan luas. Banyak tanaman di halaman itu. Ada terong, cabe, pohon singkong yang sepertinya hanya dipetik daunnya saja, pepaya, ada juga pohon jeruk nipis. Ada beberapa lagi tanaman yang tak begitu aku tau tanaman apa. Rajin sekali pemilik rumah ini.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as rumah tiana
Read
+Library
Mertua Benalu Di Rumahku

Mertua Benalu Di Rumahku

Bab 1 "Mas, kok rumah berantakan gini, sih?" keluhku pada Mas Dito yang sedang memainkan gawainya di teras rumah. Baru turun dari mobil, aku sudah menginjak mainan Kania–putri pertamaku bersama Mas Dito. Mainan Kania berserakan di mana-mana, begitu juga dengan daun pohon mangga dan pohon rambutan yang ada di depan rumah. Memang tadi pagi aku pergi kerja setelah Subuh, karena harus menjemput klien yang baru datang dari luar kota. Akan tetapi ada Bik Minah yang akan datang pagi dan pulang waktu sore yang akan mengurus rumah.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as rumah tiana
Read
+Library
Bidadari di Dalam Rumahku

Bidadari di Dalam Rumahku

ucapku. "Benar kata Mbak Kinan, nanti aja kalau Kiara udah kuliah gitu beli rumah lagi. Buat nanti kalau Kiara udah nikah biar gak ikut mertua," kata Seno. "Seno tuh trauma, karena aku sama kakak iparnya gak cocok. Makanya sebelum nikah dia harus udah punya rumah sendiri," kata Mama Seno. "Dalam berumah tangga emang begitu, Bu. Apalagi kalau udah beda prinsip," kataku.
1035.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as rumah tiana
Read
+Library
Tawanan Bilik Panas Tuan Penguasa

Tawanan Bilik Panas Tuan Penguasa

“Kalau itu saja yang kau inginkan, bertahanlah. Tapi percayalah, Tuan Adrien jarang membiarkan sesuatu tetap sederhana.” Koridor mansion itu panjang, dengan lantai marmer berkilau dan lukisan mahal menghiasi dinding. Langkah Araya terdengar kecil di antara kemegahan yang asing. Ia merasa seperti semut di istana naga.
10704 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as rumah tiana
Read
+Library
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Kompleks perumahan yang setahu Diana cukup elit di Semarang. Diana berhenti di depan rumah dengan pagar hitam yang menjulang tinggi. “Mba Novia, aku udah di depan rumah Bukitsari Raya IV Nomor 56 ya” Diana menelepon dari dalam mobil. “Masuk dulu ya Di, Mama belum selesai. Bentar aku bukain pintu” jawab Mba Novia dari ujung telephone. Ketika Diana melewati pagar, tak henti Diana kagum dengan rumah dua lantai bercat putih dengan pilar – pilar di depannya. ‘Ini mah istana, bukan rumah’ gumamnya.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as rumah tiana
Read
+Library
Aliandra 'Tuan Muda Tersayang'

Aliandra 'Tuan Muda Tersayang'

ujar Aliandra sambil melamun. Waluyo berdeham mendengar ucapan Aliandra. “Ah, ayo kita kembali ke rumah. Aku, lelah sekali. Putrimu itu membawaku berjalan terlalu jauh.” *** Eza Mahesa menatap bangunan megah yang ada di hadapannya. Bangunan yang dulu merupakan tempat tinggalnya itu terlihat masih sama seperti lima tahun yang lalu sebelum ia memutuskan untuk pergi meninggalkan semuanya ke luar negeri. Meninggalkan kuliahnya, Teman-teman nya, ayah dan juga saudaranya.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as rumah tiana
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status