TETANGGA SEBELAH RUMAH
Tapi aku tetap saja masuk, dan pura-pura nggak dengar omongannya.
"Mari, silahkan masuk Mas Rian, jangan sungkan-sungkan ya? maaf, rumahnya berantakan," Mas Rian hanya menjawab dengan senyuman, lalu menggenggam tanganku sambil mengajak untuk ikut masuk.
Anak-anak kusuruh untuk duduk diam di sofa, karena Zahra sedang tertidur di kasur kecil, yang ditaruh tepat di depan televisi.