JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
asing. Aku segera keluar membawa baju Bang Hasim dan melewati baskom kecil itu begitu saja.Tak lama pekerjaanku beres, aku kembali ke ruang cucian menyimpan peratalan mencuciku, mataku tak sengaja melihat baskom itu lagi. Ada rasa iba karena dia tak tersentuh padahal aku punya cukup waktu untuk mencuci sepanjang hari. Dengan berat hati aku mengambilnya dan membawa tiga potong pakaian itu ke belakang.Aku mencuci dengan dahi menyernyit, padahal kotorannya sama sekali tak membandel, malah masih ada sisa aroma citrus dari merek d*lce di kaosnya. Heran saja dengan pemiliknya, katanya dia dari kampung, tapi wangi parfumnya kelas kota.Aku jadi curiga, apa di kampung dia seorang lelaki kaya raya? P