Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Patah

Patah

“Sorry fot that. But not for the kiss and hug.” Hah? Ap… apa… apa maksudnya? Tapi Nayara tidak sempat bertanya karena Manggala kadung melangkah cepat meninggalkannya sendirian dengan pernyataan yang … Ah sudahlah. *** [1] Massitge deuseyo (Korea) = Selamat menikmati Bersambung
1028.9K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as sad
Read
+Library
Menyerah

Menyerah

Dita getir, mengingat nasibnya yang kini layak untuk dikasihani. Bersambung .... Mak, review kartu yang irit tapi sinyalnya kenceng dong. Aku pakai 3 suka ngadat, mana boros lagi.
1018.4K viewsCompletedAdded to Library 624 Times as sad
Read
+Library
Saat Hati Menyesal

Saat Hati Menyesal

Perutku makin nyeri, benar-benar tak punya tenaga untuk berdebat dengannya. Richard menghela napas, “Sudahlah, jangan marah lagi. Aku salah soal kemarin, aku bakal berubah ke depannya, ya?” Ucapan basa-basinya itu sudah terlalu sering kudengar. Tapi nyatanya, hanya aku yang selalu menganggap semuanya serius. Memikirkan semua itu membuat hatiku terasa getir. Melihat wajahku yang pucat, Richard langsung menawarkan diri untuk membuatkan air gula merah.
8.3K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as sad
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Rasanya tak mungkin jika ia menceritakan perlakuan buruk atasannya itu. "Yang sabar mbak, doakan khusnul khatimah." Hari-hari yang gelap itu, lama-kelamaan sirna. Kesedihan adalah sesuatu yang sementara meskipun kejadian pahitnya tak pernah bisa dilupakan. Safa mulai menata kembali hidup dan masa depannya. Safa mulai mencari lowongan pekerjaan baru melalui online maupun datang ke perusahaannya langsung.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as sad
Read
+Library
Alice

Alice

ejek Abi membuat Dirga menatap nya tajam. "Gue—" "Gak usah gengsi, bilang aja," balas Satria yang ikut menggoda Dirga. "Gengsi mengungkapkan, maka siap-siap aja jadi orang sad boy," kini Devan juga ikut menggoda Dirga. Dirga menatap mereka dengan malas, sungguh mood nya tidak baik di tambah lagi dengan ucapan teman-teman nya membuat mood nya sangat tidak baik.
106.0K viewsOn holdAdded to Library 172 Times as sad
Read
+Library
Dia

Dia

Isakan pilu memenuhi ruangan. Tangis karena sedih, kecewa, marah, rindu, dan segala emosi yang sudah ia simpan dari beberapa minggu belakangan ia keluarkan. Lepas.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as sad
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

imbuhnya sedih. Melihat ekspresi sedih Helena membuat Diandra menarik kesimpulan jika Mayra tengah menderita suatu penyakit serius. “Pendonor? Memangnya Mayra menderita penyakit apa?” tanyanya lancang. “Adikku menderita penyakit gagal ginjal, Dee,” Helena memberitahukan kondisi adiknya dengan jujur kepada Diandra. “Andaikan ginjalku cocok, aku pasti akan mendonorkannya satu untuk Mayra,” sambungnya nelangsa.
9.838.3K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as sad
Read
+Library
Tes

Tes

Aura Lika transser126
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as sad
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Dika yang berdiri di sisi lain ranjang dengan mata berkaca kaca tak kuasa melihat adiknya yang biasanya ceria kini terbaring lemah tak berdaya. Selin, yang masih setengah sadar akibat obat penghilang rasa sakit, merasakan ada tangan hangat menggenggamnya. Ia membuka mata perlahan. Bayangan kabur perlahan membentuk wajah yang sangat ia kenali. “Ma. . . ma ?” bisiknya lemah. Mama Sekar tersenyum di antara air mata. “Iya sayang, mama disini.” Jawab Mama Sekar pelan.
10856 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as sad
Read
+Library
Sad Boy

Sad Boy

Atras yang memberi kabar mengejutkan melalui Seon, benar-benar sulit kuterima dan mencerna setiap detail cerita tentang kematian Bryan yang begitu tragis. Datang ke pemakaman Bryan, di sana seorang ibu renta yang duduk di kursi roda sembari terus menangis sesunggukan. Bisa dipastikan beliau adalah cinta pertama lelaki baik itu, Serra yang tidak berhenti menjerit menangis di atas gundukan tanah sembari memeluk, seperti bukan air mata palsu yang di keluarkan. Apakah Serra benar-benar merasakan kehilangan suaminya? Atau justru ini akan menjadi sebuah malapetaka dalam rumah tanggaku?
106.2K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as sad
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status