Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
Jingga makin tidak bisa menahan tawa.
“Ada saus sehat yang dibuat khusus untuk kamu,” balas Sagara cepat.
“Mas,” Jingga menatapnya, masih sambil tertawa. “Ini romantis, tapi juga menyedihkan.”
“Yang penting sehat buat kamu dan si kembar,” kekeh Sagara.
Jingga terdiam sejenak, lalu senyumnya berubah lebih hangat. Dia menarik kursi, lalu duduk. “Makasih, Mas.”