Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

Tupai Wun, salah satu murid andalan Red Moon Rising itu berkata, tapi dia nampak ragu untuk melanjutkan. “Akan tetapi apa, Tupai Wun?” tanya Zhu Lian. Rekan Tupai Wun yang menjawab, “Kekuatannya tidak normal, Guru. Dia mengaku berada pada tingkat Rising, akan tetapi aku rasa, dia seperti pertengahan Elevate, menurutku.” Apa yang dikatakan kawan Tupai Wun membuat Zhu Lian terheran-heran. Orang yang diceritakan para pendekar muda Red Moon Rising itu seperti dirinya.
9.956.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.7K veces como tulisan risen
Leer
+Biblioteca
Betty da Jogja

Betty da Jogja

BINAR YANG TAK MAU PUDAR Senyum mengembang di bibir Menul. Hari ini ia begitu terlihat sumringah. Tiba-tiba ada kekuatan yang merasuk di dirinya, bahwa ia bisa menulis. Terbukti tulisannya mendapat apresiasi. Ia tidak peduli, meski tidak ada satupun orang yang mengetahui bahwa tulisan yang di rubrik itu adalah buah karyanya. Bagi Menul, saat tulisan itu mendapat apresiasi, itu sudah lebih dari cukup sebagai bukti bahwa tulisannya layak dibaca orang lain.
107.4K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 260 veces como tulisan risen
Leer
+Biblioteca
BUKU TERLARANG

BUKU TERLARANG

“bukan siapa, tapi apa... itu adalah inkarnasi dari Narasi Agung. sosok yang menulis semua dimensi, semua cerita, semua realitas yang kita kira nyata.” riven melangkah ke depan, tubuhnya masih bergetar. naskah pertama di altar itu kini mulai terangkat ke udara, lembar demi lembar berputar liar, seolah dunia akan ditulis ulang dari awal. “kalau ini beneran dimulai dari sini... kenapa nggak ada satu pun yang nyoba ngehancurin buku ini dari awal?” gumam riven.
1.7K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 45 veces como tulisan risen
Leer
+Biblioteca
365 Hari Jadi Istrimu

365 Hari Jadi Istrimu

Di ranjang, Risa menatap langit-langit dengan senyum kecil yang tak kunjung surut. “Kamu kenapa senyum-senyum dari tadi? Jangan-jangan ada yang ngajak jalan?” tanya Alya setengah menggoda. Risa menoleh, wajahnya memerah. “Kak... barusan aku ketemu Revan.” Alya mengerutkan kening. “Revan? Yang mana?” “Revan penulis!” ujar Risa cepat. “Yang nulis Langit yang Hilang, Pecahan Cahaya, dan novel-novel sedih kesukaan aku itu.”
103.2K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 71 veces como tulisan risen
Leer
+Biblioteca
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status