Ternoda sebelum Malam Pertama
Fay yang bergerak menjauh dari Ubed dan puteranya, tersenyum tipis mendengar obrolan mereka yang menyebut namanya.
"Assalamualaikum. Bah, apa kabar?" Fay menyalami pria tua yang masih tampak dingin, menyambutnya untuk bersalaman.
"Waalaikumsalam, baik, Fay. Tolong menjauhlah dariku. Aku hanya ingin mengambil berkah dari keluarga Kiai Abdullah di sini." Hamdi bicara seolah memahami apa yang Fay pikirkan.
Abah Liana tak mau Fay berpikir, kehadirannya karena puterinya adalah menantu Umi Aisyah sekarang.
Bab Populer