WOLVIRE (Bahasa Indonesia)
“Hei, hei! Lihat aku!”
Aku melihatnya, tapi aku sama sekali tak tahu bagian mana dari wajahnya yang bisa meredakan rasa sakit ini. Hugo memegang kedua sisi wajahku, memaksaku untuk menatapnya.
“Dengar, jika rasa sakit ini datang tiba-tiba, aku bisa yakinkan kau bahwa ini bukan sekadar sakit kepala biasa,” Hugo menjelaskan.
Aku menepis tangannya dari wajahku dengan gerakan menyedihkan. Menggerakkan kepalaku dengan cepat hanya akan memperburuk rasa sakit yang kuderita.
ตอนยอดนิยม