SELALU SALAH
pamitku
"Iya."
"Assalamualaikum, Mas Adit," ku edarkan pandangan namun tanda-tanda mas Adit tak nampak.
Ah biarlah, aku mau rebahan di kamar dulu. Pusing gara-gara Mak Ida yang menuduhku hamil duluan. Mungkin dia sudah hilang ingatan waktu anaknya jadi bahan gunjingan satu komplek setelah diketahui hamil di luar nikah.
"Wa alaikum salam, makmumku," Mas Adit yang hanya mengenakan handuk langsung ikut rebahan di sampingku. Rupanya dia habis mandi.
Hot Chapters