Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Diantar Ke Rumahku

Diantar Ke Rumahku

Setelah melihat ketiga gereja yang dimaksud, yang semuanya hanya memakai bahasa Indonesia, akhirnya mereka sampai juga di rumah. Untunglah Mama dan Iparnya tidak bertanya macam-macam, tentang pertemuan kembali dengan Andi tadi. Sondang merasa capek juga. Ingin tidur sore rasanya. .**********
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai sampai rumah
Baca
+Pustaka
DINGINNYA SUAMIKU

DINGINNYA SUAMIKU

Mereka memang obat paling mujarab untukku yang sedang banyak pikiran. Saat mobil sampai di depan rumah Mama, aku bergegas turun dan Damar langsung pamit karena memang jam kerjanya sudah habis. Aku juga hanya ingin di rumah saja. Lagi pula, masih ada mobil di rumah ini jika ingin bepergian. "Loh, Bapak pulang sendiri?" tanya Pak Sapto, satpam rumah ini sambil membukakan pintu pagar. "Iya, Pak. Damar mau langsung pulang soalnya," jawabku santai.
8.346.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai sampai rumah
Baca
+Pustaka
Bunga Ilalang, Mahkota perawan desa

Bunga Ilalang, Mahkota perawan desa

Sampai di rumahku yang sekarang jadi rumahnya Mas Adit aku berlari masuk ke halaman dengan hati berbunga bunga bahkan sampai lupa kalau perutku buncit. "Mas Adit! Papa! Mama! Syahdu pulang!"
1035.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai sampai rumah
Baca
+Pustaka
Mbah Dukun Dambaan Wanita

Mbah Dukun Dambaan Wanita

“Bagaimana?” “Apanya?” “Kita jadi pulang ke rumahku?” “Iya, ini kan jalan ke rumahmu.” “Aku kirain Mbah tadi cuma mau antar aku doang ke rumah.” Sekar langsung menggandeng lengan Damar. Mereka berjalan sampai ke rumah. Akan tetapi sudah sampai di depan rumah. Wining dan Sumi yang kebetulan sedang berbincang dengan tetangga lainnya di sana.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai sampai rumah
Baca
+Pustaka
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Untungnya ia masih diberi keselamatan, di jalan raya. Sumi akhirnya sampai di gapura menuju desanya, ia sangat senang sebentar lagi sampai ke rumahnya. Setibanya di rumah, ia mengucapkan salam terlebih dahulu. Mendengar tak ada sahutan dari dalam, membuat Sumi semakin khawatir dan menyelonong masuk sendiri ke dalam. Suasana sepi dengan angin sepoi-sepoi di pelosok desa tersebut, Sumi mulai mencari-cari keberadaan ibunya.
10597 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai sampai rumah
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Terlarang

Terjebak Cinta Terlarang

Aku melajukan motorku dengan kecepatan sedang, melalui jalan berliku, jalan tanah yang terdapat lumpur di sebagian badan jalan. Motor RX 100 menderu-deru, tanjakan dan turunan tapi tak berpengaruh sama sekali. Aku tak langsung pulang kerumah. Melainkan kerumah Sella sebentar. Setelah tiba dihalaman rumahnya aku mengetuk pintu. Rumahnya begitu sunyi. Seolah tak berpenghuni. "Assalamualaikum, Sell." Tok! Tok! Tok! Suara langkah kaki terdengar mendekat kearah pintu.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai sampai rumah
Baca
+Pustaka
Kisah Cinta Yang Tidak Terduga

Kisah Cinta Yang Tidak Terduga

Dia kan mau memberi tau nomornya untuk di kasih ke Dimas. Rumah Sampai lagi di rumah, Mama yang ada di dalam rumah melihatku dan tersenyum. "Udah pulang ya." "Iya Ma." "Makan sekarang atau nanti." "Nanti aja Ma." "Ya udah, sekarang bersih-bersih gih." "Iya Ma."
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai sampai rumah
Baca
+Pustaka
Derita Istri Pertama

Derita Istri Pertama

Jam tujuh tepat aku keluar dari rumah sakit. Dua puluh menit lebih aku menempuh perjalanan hingga mobil memasuki halaman rumah Rumi yang pagarnya terbuka. Terlihat jika motor Mbak Aisyah masih ada di depan rumah ini. Aku segera membuka pintu depan yang tidak terkunci. “Assalamualaikum.” Sapaku begitu masuk ke dalam rumah. “Waalaikumsalam.” Jawab Mbak Aisyah yang ternyata duduk di kursi depan. Tidak ada Rumi dan Mama Saroh yang mengajaknya mengobrol.
25.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 729 kali sebagai sampai rumah
Baca
+Pustaka
Bekal Santet Dari Bibiku

Bekal Santet Dari Bibiku

Di depan rumah. Setelah cukup jauh kuberjalan, kini akhirnya aku tiba jua di rumah. "Assalamualaikum," ucapku sembari mengetuk pintu. "Waalaikumsalam..." jawab Bibi dan Ibu serentak. Kulihat wajah Ibu. Ada kebahagiaan yang terpancar dari wajahnya melihat kedatanganku. Aku berjalan mendekati Ibu. Kucium keningnya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai sampai rumah
Baca
+Pustaka
DOSA TERINDAH

DOSA TERINDAH

[Aya sudah kuantar sampai rumah dengan selamat, ya, Bro. [Aman, Bro. Thanks, ya. Aya juga udah laporan kok kalo dia udah di rumah.] Aku tergelitik untuk memancingnya lebih jauh. [Wah, pasti udah dibales i miss u dong, Bro.] [Haha belum dibalas malah, Bro.]
9.8211.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai sampai rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status