PASIENKU ADALAH ISTRI MANTAN
Sebenarnya ingin sekali tidur dulu dan berangkat ke rumah papa setelah maghrib, tapi aku merasa papa akan membicarakan hal yang penting untukku.
Akhirnya setelah mendaki gunung lewatin lembah, sungai mengalir indah ke samudra sampailah aku di rumah papa.
Aku langsung turun dari mobil dengan kaki lebih dahulu.
"Assalamualaikum, " sapaku begitu membuka pintu depan yang tidak terkunci.
"Waalaikumsalam, Den Andi to, ayo masuk, " seru bi Sumi yang muncul dari dalam rumah.