SANG DEWA PENYEMBUH
“Atau dia hanyalah bangsa jin, malaikat, atau sejenis itu yang sedang menampakkan dirinya? Dia teramat sakti.”
“Bukan manusia kayaknya, Bu, Kak. Kak Harun itu orangnya ganteng sekali. Pas aku bersalaman dengan dia, tangannya dingin gimana, gitu. Trus orangnya wangi sekali. Masih terasa sampai sekarang,” timpal Salwa pula.
“Iya benar, Ibu juga merasa seperti itu. Tangan Ibu terasa wangi juga sampe sekarang.”
“Tapi bisa juga dia manusia, Bu. Ningrum tadi perhatikan sol sepatunya Kak Harun memijak lantai kok,” ucap Ningrum lagi, seolah-olah menyanggah pikirannya sendiri.
Capítulos em Alta