Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Aksa!

Aksa!

Dan kalau seperti ini terus, maka sifat hangat Aksa akan benar-benar kembali secara sempurna. Mata Fanny membulat sempurna saat melihat Aksa tidak menggunakan sebuah bandana. Tidak ada satu pun bandana yang terikat di badan laki-laki itu. Membuat laki-laki itu terlihat sangat berbeda sekarang. "Lo nggak pakai bandana, Sa?" tanya Fanny heran. "Oh, itu. Gua udah mutusin buat berhenti makai itu," jawab Aksa sambil menatap lengan kanannya.
109.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 359 fois en tant que sans au
Read
+Librairie
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

jawab dong shao singkat Menyelesaikan urusannya di shen corp.. shen long mencoba untuk melihat perusahaan dibidang lain yang dapat ia kembangkan menjadi terbaik diseluruh bumi.. ia kemudian menemukan sebuah kedai makanan tradisional yang telah berusia hampir satu abad namun ia kalah saing dengan makanan - makanan baru yang sedang viral di platform media sosial.. tanpa membuang waktu ia segera meninggalkan shen corp lalu dengan cepat tiba di kedai makan itu menggunakan motor miliknya.. begitu turun dari motornya notifikasi sistem terdengar.. [gadis dengan angka kecantikkan sembilan puluh lima poin terdeteksi] shen long secara refleks mengarahkan pandangannya menyapu setiap sudut dalam pandang
105.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 115 fois en tant que sans au
Read
+Librairie
SPERANZA

SPERANZA

Byakta mengangguk dengan malas. Speranza berjalan masuk, dia menghampiri brankar Yasa. Byakta menutup hidungnya saat mencium bau aneh dari tubuh Speranza. "Kau habis darimana? Mengapa tubuhmu sangat bau?!" tanya Byakta dengan kesal. Speranza terdiam. Dia mencium tubuhnya dan mengakui tubuhnya sangat bau. Byakta mendekat ke arah Speranza untuk mencium lebih jelas bau dari tubuh Speranza.
102.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 90 fois en tant que sans au
Read
+Librairie
ZOE

ZOE

Shereen menutup teleponnya, menyisakan Sora yang menatap ketersinggungan di wajahku. Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in;
106.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 133 fois en tant que sans au
Read
+Librairie
Slave

Slave

Anehnya, meskipun begitu Hasan sama sekali tak membalas ucapanku dan aku menebak jika mungkin ia masih merasa syok. "Kau dengarkan ucapanku ini baik-baik. Aku memutuskan hubungan gila ini bersamamu, aku ingin hidup dengan normal tanpa perasaan bersalah penuh dosa dan terus-menerus berbohong." kataku, "dan aku tidak peduli jika kau mau mengancamku dengan berbagai macam cara sekalipun. Aku sama sekali tidak peduli!" "Dan mulai hari ini, aku Ayesha bukanlah lagi slave-mu mulai sekarang. Tidak akan ada lagi budak bodoh yang bisa kau peralat dan kau perlakukan sesuka hatimu—"
Chapitres populaires
9.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 226 fois en tant que sans au
Read
+Librairie
YOU

YOU

Hal yang selalu Aluna sukai dari Xavier. “Dir, gue tinggal dulu ya.” “Hmm” Aluna dan Xavier berjalan berdampingan menuju meja barista, Aluna merasa seperti kurcaci yang berjalan bersisian dengan raksasa karena perbedaan tubuh mereka yang cukup kentara. Xavier memang lebih tinggi dari pada Aluna, tubuh laki-laki itu pun kekar dan berdada bidang ditambah kaos yang ia kenakan semakin memperlihatkan tubuh kekarnya dan otot-otot bisep di kedua lengannya, bisa dibilang body goals untuk ukuran laki-laki. Wajah Xavier pun terbilang tampan dengan kulit putih dan manik mata coklat tua yang semakin membuat para wanita menjerit dan terkesima melihat ketampanan Xavier. Sedangkan Aluna, gadis itu lebih pe
Chapitres populaires
2.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 51 fois en tant que sans au
Read
+Librairie
Dernier
1234567
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status