Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SaDriS

SaDriS

Setelah itu sadris berkata padaku untuk menunggunya disana karna dia sedang dalam perjalanan,dan akupun menunggunya tak berlangsung lama diapun datang dan kami pergi kesalah satu tempat yang penah ia kunjungi sebelumnya dan aku bertanya dengan siapa dulu dia kesini dan betapa kagetnya aku saat dia berkata kalau dulu dia kesini dengan Riza. Dalam hatiku bertanya tanya apakah benar yang kufikirkan kalau sadris dan Riza memiliki hubungan yang spesial?dan apakah lelaki yang duduk di sebelahku ini adalah seorang gay,dengan sedikit tawa aku bertanya pada sadris ... “kamu gay ya mas” “enak aja kalo ngomong,aku cowok normal anying” “tapi kok aku ngerasa kalau kamu sama Riza punya hubungan yang spesi
9.63.1K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as ak sa ra
Read
+Library
RAKA NAYA

RAKA NAYA

Jelas Naya "Oh pantes aja Bunda baru liat ini, tapi kaya nya mukanya gak asing gitu ya," "Ahh tante bisa aja, mungkin muka saya pasaran tante hehe," Ucap Raka "Yaudah Raka masuk dulu yuk ke dalam, tante buatin minum," "Gak udah tante, Raka langsung pulang aja. Takut mamah nyariin, kalo gitu Raka pamit dulu ya tante Assalamu'alaikum," "Iya nak Raka makasih ya udah anterin Naya pulang, Hati-hati di jalan,"
2.2K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as ak sa ra
Read
+Library
SILARIANG

SILARIANG

Biasanya Tyo pulang setelah magrib dan semua makanan sudah tersaji di meja. Raungan mobil masuk ke pekarangan rumah kontrakannya, Tenri mengernyitkan dahi karena mereka berdua belum punya mobil. Tenri mengira ada tamu hingga terdengar Tyo memberi salam. “Assalamualaikum, kejutaaaan …!” seru Tyo sambil merentangkan tangannya dibarengi senyum yang lebar.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as ak sa ra
Read
+Library
Nikah Kontrak sama Bos Dingin

Nikah Kontrak sama Bos Dingin

tanyanya tiba-tiba. Saira langsung tersentak dan menoleh ke samping. “Hah?! Enggak kok.” “Muka kamu merah, Ra. Beneran tidak sakit?” “Panas, Mas. Bukan sakit kok,” jawabnya cepat. Dava memandang ke luar jendela. “Langit mendung, Ra. Masa kamu kepanasan?” Saira langsung menelan ludah. “Ng-nggak tahu, nih.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as ak sa ra
Read
+Library
SENDIAKALA

SENDIAKALA

Bab 25: Malam Hujan yang Penuh Perasaan Pada hari yang telah diantisipasi Azara dan Aiza, suara mesin mobil terdengar jelas di halaman rumah sekitar pukul lima sore. Langit yang tadinya cerah mulai cepat menjadi mendung, dan angin mulai bertiup kencang seolah akan datang badai besar. Azara berdiri di dekat jendela ruang tamu, melihat dengan hati-hati bagaimana Risam turun dari mobil dengan jasnya yang sedikit basah oleh tetesan air hujan yang mulai turun.
609 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as ak sa ra
Read
+Library
Mendadak Sah

Mendadak Sah

Jika iya maka Fasya akan bisa bernapas lega. Dia kembali ke sofa dan menjatuhkan tubuhnya di sana. Matanya terpejam menikmati empuknya sofa yang memanjakan punggungnya. Cukup lama matanya terpejam sampai akhirnya ponselnya berbunyi, menandakan jika ada pesan masuk. Keningnya berkerut saat mendapati pesan Saka yang cukup aneh. "Aku udah di depan restoran. Kamu di mana?"
1042.5K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as ak sa ra
Read
+Library
Sadena

Sadena

"Sialan!" "Hahaha." Tawa Ankaa dan Sadava memenuhi ruangan. --Sadena-- "Minum sampai habis, Sel," ucap Ankaa yang bersimpuh di samping Selin. Cewek itu duduk di lantai keramik yang beralaskan karpet abu berbulu tebal, samping ranjang Sadava. Di tangannya, ada segelas susu coklat hangat buatan bi Atin.
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 357 Times as ak sa ra
Read
+Library
Anara

Anara

Tapi Anara masih sempat melihat seringai menakutkan di wajahnya, dari sudut mata, sebelum kemudian mobil kembali melaju di jalan raya. Apa ini, yang dikatakan Bryan dengan teman-teman yang baik? Yang asik? Bulshitt! *** Handpone di dalam tas kembali berdering. Ini sudah yang ke sembilan kali. Enggan, Anara mengangkat panggilan ke sepuluh. Suara bariton Bryan terdengar di seberang sana, menanyakan keberadaan gadis ith sekarang. Dia memberitahu, sedang berada dekat pantai Jimbaran. Tepatnya di sebuah resto masakan laut, terkenal di sini. Resto Bintang Laut, nama yang sempat di bacanya di famplet bagian depan bangunan.
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as ak sa ra
Read
+Library
Roman (sa) Arunika

Roman (sa) Arunika

Sesaat kemudian membuka matanya dan mengeratkan tangannya pada kemudi F-16. Kava menghela napasnya penuh kesiapan sembari menatap tajam ke depan. “Position 33R, runway ready, permitted to take off!” “… copies that. Thank you, good morning, goodbye, Sir!” jawab petugas ATC.
9.925.1K viewsCompletedAdded to Library 804 Times as ak sa ra
Read
+Library
I Saed Lupyu

I Saed Lupyu

Dia menggeleng pelan. Wajah Sae yang putih makin bersinar ketika rambatan cahaya matahari menyinari pipi-pipinya. Aku yang melihat kejadian itu, mengalihkan pandangan ke luar jendela. Dari sudut ruangan seperti ini, aku bisa melihat beberapa orang yang berlalu-lalang di bawah terik matahari, memancarkan sinar yang membuat Arsenio Saelandra Bahari menjadi lebih memesona.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 203 Times as ak sa ra
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status