Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
1KG BERAS DARI IBU

1KG BERAS DARI IBU

tegur Yumi membuat Adji dan Syafa tertawa sedangkan Santi merengut kesal. "Ah, tahu gitu tadi kita nginap aja di Jakarta, Sayang. Ternyata yang dirindukan teh oleh-olehnya," ujar Adji pura-pura merajuk. "Eh, ya gak gitu atuh, A' ... Neng teh kangen juga sama Aa' ... " Ralatnya lalu segera bergelayut manja di lengan kanan sang kakak. "Bosan tiap hari berantem terus sama Teteh, Teteh nyebelin A' ... " adunya melirik sebal ke arah kakak iparnya yang duduk di sisi kiri Adji.
9.9176.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai santai aja lagi
Baca
+Pustaka
Ranjangku Jebol Gara-Gara Kalian!

Ranjangku Jebol Gara-Gara Kalian!

Ia duduk bersandar di kepala ranjang, jemarinya mulai mengetik balasan. Dion: "Kamu nggak ada capeknya ya, San? Tadi pagi aja udah bikin aku hampir lepas kendali." Balasan Santi datang secepat kilat. Santi: "Mana ada capek kalau buat kamu. Lagian, aku nggak tahan bayangin kamu berduaan sama Ibu di sana. Aku tahu Ibu kalau udah mau sesuatu tuh gimana. Inget janji, kapan-kapan mampir sini lagi. Aku mau ajak kamu keliling toko kueku. Kita cek cabang baru, terus... mungkin bisa nyicip hal lain di ruang kerjaku yang kedap suara."
827.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 586 kali sebagai santai aja lagi
Baca
+Pustaka
Pemuas Hasrat Liar Kembaran Suamiku

Pemuas Hasrat Liar Kembaran Suamiku

"Gimana? Biar irit ongkos juga." "Hmm, yaudahlah." Jawab Santi pasrah, dia pun menunggu di kursi teras sambil sesekali melihat tanaman yang ada di halaman rumahnya itu tumbuh dengan segarnya, terlihat menenangkan. "Mbak.." "Hmm, ada apa?" "Gak ada niatan nikah lagi?" Tanya Abian sambil menyemprot body mobil yang di penuhi busa sabun dengan air dari selang.
9.7493.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.3K kali sebagai santai aja lagi
Baca
+Pustaka
Ah! Mantap, Sayang

Ah! Mantap, Sayang

sahut Hexa santai, seolah memesan kamar hotel semudah membalikkan telapak tangan baginya. “Kalau hotelnya penuh?” tebak Hazel, mencoba berpikir logis di tengah kabut gairah yang masih menyelimuti. Matanya menatap skeptis pada suaminya yang tampak tidak peduli pada hal-hal teknis seperti itu.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai santai aja lagi
Baca
+Pustaka
Suka Tapi Tak Cinta

Suka Tapi Tak Cinta

Sidiq menyadari apa yang sedang di pikirkan sahabatnya saat itu, ia pun mengeluarkan sebuah rencana baru. “Gue yakin kok tahun ini lo bisa lebih deket sama Kintan.” ucapnya percaya diri. “Karena?” Aku masih tidak yakin. “Karena, lo kali ini sekelompok di kelompok tahfidz. bukan bahasa inggris pelajaran yang nggak lo suka kayak dulu.” Aku mengerti maksudnya.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai santai aja lagi
Baca
+Pustaka
Istri Perawan Disangka Janda

Istri Perawan Disangka Janda

Yakni suka minum air haram jika kesal dengan wanita. Jadi, apa dia sedang kesal dengan Intana? Apa salah wanita itu? “Sebentar, Nang! Jangan laju banget. Aku ingin bawa Santi!” seru Juan sambil mengeluarkan ponsel. Rumah Santi, sekretarisnya di pabrik, di perumahan dinas perbatasan. Masih belum dilewati oleh mereka.
10438.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.6K kali sebagai santai aja lagi
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Kakak Ipar

Terjerat Cinta Kakak Ipar

"Apa iya enggak ada perasaaan spesial?" "Kamu ngungkit?" tanya Juan. "Udah minta maaf kan saya sama kamu sebelum tadi makan? Kenapa diomongin lagi? Hobi kamu emang ngungkit masalah yang udah selesai ya? Dari semalam kayanya kerjaannya ngungkit kesalahan orang terus." "Kok ngegas sih, Mas? Santai aja kali kalau emang enggak ada rasa," kata Senja. "Aku juga ngomongnya santai tuh, enggak pake gas."
1033.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 659 kali sebagai santai aja lagi
Baca
+Pustaka
Ambilah Gaji Suamiku!

Ambilah Gaji Suamiku!

"Dam.. . Maaf aku gak tahi dimana Santi sekarang. Kami hanya bertemu kemarin malam saja di acara itu. Hingga saat ini aku belum lagi bertemu dengannya. Bahkan pesanku juga gak dibalas oleh Santi. Yang aku tahu mereka sedang menikmati liburannya bersama. Berkumpul bersama karena sudah lama mereka gak kumpul bersama." "Bohong... Jangan bohong, Re. Plisss kali ini saja demi Mamaku. Atau kalau gak aki minta nomornya Santi. Kalau kamu punya momor Riko jiga gak masalah beri aku salah satunya."
9.313.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 543 kali sebagai santai aja lagi
Baca
+Pustaka
Bukan Menantu Impian

Bukan Menantu Impian

[Wa Alaikum salam, Bang] [Masya Allah, nggak Bang, nggak sama sekali] isi pesannya lagi di sertai emot tersenyum. [Tapi, mengapa pesan abang hanya di read saja?] tulisku lagi, tak lupa di sertai emot sedih. [Maaf, Bang. Santi tak berani menjawabnya] [Maksudnya?] [Maaf Bang, setahu Santi di agama kita tidak ada yang namanya pacaran] balas Santi dengan emot dua tangan di tangkupkan.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai santai aja lagi
Baca
+Pustaka
Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Mereka keterlaluan sekali mengerjaiku dan Santi. "Apa Ibu sudah mendingan? Mana yang sakit, Bu?" cecar Laura. Keempat teman Santi ada di sini. Berarti Santi yang berulang tahun. Keterlaluan, gara-gara kalian, menantuku sampai menangis. Tunggu saja pembalasanku!
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai santai aja lagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status