My Precious Baby
“Iya, iya. Ya kalau lagi gini tuh emang mendadak banyak yang dipikirin aja kak, maaf ya.”
“Mending sarapan dulu deh, belom makan ‘kan kamu?”
Janu mengangguk kecil.
Yuwa kemudian keluar dari toko, pergi berjalan ke seberang jalan untuk membeli nasi uduk. Di dekat stasiun, ada banyak sekali pedagang untuk sarapan. Dari mulai soto, bubur, kupat padang, kupat tahu, kupat sayur, nasi uduk dan lain-lain. Pria itu berjalan, melewati beberapa toko, setiap kali dia melewati toko-toko itu semua orang menyapanya.
Bab Populer