Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jebakan Istri Kontrak: Sang Pewaris Yang Terlupakan

Jebakan Istri Kontrak: Sang Pewaris Yang Terlupakan

sapa Alina dengan sopan. Wanita tua itu, yang papan namanya bertuliskan "Siti", mengangkat kepalanya, tersenyum ramah. "Ya, Nak, ada yang bisa saya bantu?" "Kami... kami sedang melakukan riset tentang sastra klasik," kata Damian, mengambil alih dengan cerita sampul yang telah mereka siapkan. "Kami dengar perpustakaan ini memiliki beberapa koleksi edisi pertama."
993 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Dia dan He Chunhua melihat sekilas, ternyata memang buku-buku terlarang. Buku-buku ini bukan buku vulgar, melainkan karya sastra klasik seperti "Hamlet," "Les Misérables," "Thunderstorm," dan "Fortress Besieged" yang saat ini dilarang. Jiang Xi bertanya, "Ibu angkat, bagaimana kalau aku simpan di tempat yang aman?" "Boleh juga." He Chunhua merasa lebih aman jika buku-buku ini disimpan di tempat yang tidak akan pernah ditemukan orang lain.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
HYANG YUDA

HYANG YUDA

Ketika merasa sasaran yang ditujunya sudah tepat, Hyang Yuda berteriak sembari melemparkan Buntala di tangan kanannya, “Saharsa(5) Buntala. . .” (5)Saharsa dalam bahasa sansekerta berarti seribu. Buntala di tangan kanan Hyang Yuda dilemparkannya ke arah Nagendra yang sedang sibuk berpesta. Mendengar teriakan Hyang Yuda, Nagendra menyadari adanya bahaya yang mendekat dan berusaha melarikan diri. Namun sebelum sempat bergerak, Buntala milik Hyang Yuda jatuh dan menancap di ekor Nagendra membuat Nagendra tidak bisa bergerak.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
The Present Of Love

The Present Of Love

Dari gaun seperti ini sih paling dibawa makan malam romantic, atau nonton pertunjukan dari penyanyi klasik. Seila semakin dibuat bingung saat Aksara menepikan mobilnya dan menutup mata dengan kain hitam. Saat ingin melepas, Aksara justru menghajarnya dengan lumatan panas pada bibirnya. Kalau sudah seperti ini, Seila lebih baik diam. Enak di Aksara, tidak enak bagi dirinya. “Ayo kita turun.”
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
Ksatria Katana Kembar

Ksatria Katana Kembar

Larasati terlihat tidak suka dan langsung menegur ibunya. “Alah, tahu apa kamu! Asal kamu tahu saja, ya, Larasati, dia itu penganut ilmu setan, ilmu iblis! Mana ada manusia yang sudah terbunuh, tubuhnya tercabik-cabik, bisa kembali seperti semula sedia kala, darahnya bersih, tubuhnya halus, dan berdiri dengan tegak hidup lagi! Apalagi kalau bukan karena dia menganut ilmu setan! Kamu ini jadi perempuan kok bodoh sekali! Sudah, masuk kamar! Ngapain kamu di sini? Harusnya kamu kan sekolah dasar, kamu!”
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

Ksatria pembela kebenaran dan keadilan di berbagai alam. Mata Cakra hinggap pada bibir basah menantang di balik cadar. Ia heran selalu ada gelora membakar hati setiap kali melihat leluhur Nusa Kencana. Barangkali karena mereka tercipta demikian sempurna sehingga sulit bagi ksatria untuk berpaling. Klan paling istimewa di jagat raya. "Aku sudah mewarisi kebiasaan guruku," keluh Cakra. "Kemudian mewarisi energi negatif ratu ketiga yang meracuni libidoku. Ambyar sudah."
9.947.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 944 kali sebagai sastra klasik
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Kemelut Cinta Clara

Kemelut Cinta Clara

Segera memberanikan diri masuk ke kelas yang sebagian muridnya sedang aktifitas di luar. Sasa meneliti tasnya Clara. Ada maksud tersembunyi padanya, bukan untuk mengambil barang berharga. Hanya ingin menambah creamnya dengan yang lebih kasar formulanya. Yang sudah kadaluarsa milik Sasa dan kebetulan ia kantongi.
9.54.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
Antara Dendam dan Penyesalan

Antara Dendam dan Penyesalan

"Plis deh, ini sudah zaman modern, nggak usah sok-sokan jadi bos besar gitu, deh! Basi banget!" Selena berbicara sambil sibuk menata obat-obatannya. Markus bingung dan menoleh ke arah Pasha. "Ngomong apa dia barusan? Bos besar?" Pasha berdeham dan menjawab, "Sepertinya bos besar yang dia maksud itu adalah bos otoriter yang ada dalam sastra kuno. Orang yang selalu berkata 'Hei, cewek, jangan pernah berpikir untuk melarikan diri' atau 'Hei, cewek, kamu telah menarik perhatianku'. Tapi, sekarang itu semua sudah nggak populer lagi akhir-akhir ini."
9.5979.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.5K kali sebagai sastra klasik
Tampilkan Ulasan (394)
Baca
+Pustaka
Pey hakiki
hai kak author, aku adalah salah satu penggemar berat novel kaka ini, tadi aku buka PF sebelah "orange", aku gk sengaja liat buku dengan judul " antara dendam dan penyesalan", aku cuma mau nanya apakah yang ulpoad disana kaka juga? , aku cuma khawatir ada yg plagiat novel kaka yang satu ini.
Rita Andriani
Novel ini selesai di bab 1674. Akhirnya selena menikah lagi dgn Harvey sirah mati di tembak sma lupa namanya tp itu loh laki2 yg nembak mati yg lindungi selena. Tp dia jg mati kakek tua dr tuan bennett yg dikira udh meninggal ternyata masih hidup. guru slena jg penjahat tp akhirnya dia jg mati
Baca Semua Ulasan
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“He sang hyang rasa, nu nyiptakeun hirup, sim kuring mulih, teu deui misah ti cahaya.” (Wahai Sang Hyang Rasa, pencipta kehidupan, aku pulang, tak lagi terpisah dari cahaya.) Larisa menatap Arjuna, suaranya bergetar. “Itu... bahasa dari naskah kuno Siksa Kandang Karesian.” Arjuna tersenyum tipis. “Bukan bahasa, Larisa. Itu getar sukma yang lahir dalam wujud kata.”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Mirabilis

Pendekar Pedang Mirabilis

"Aku kira ada kesalahan dengan dewa perang. Tak sepatutnya ksatria perang berasal dari klan pengkhianat." Mereka sudah terdoktrinasi oleh kitab kuno istana yang mengalami pembaharuan untuk mempertahankan dinasti. Klan Nayaka adalah bangsawan terlama yang berkuasa. Berabad-abad lampau mereka merebut kekuasaan dari klan yang dimusnahkan. Dalam kitab kuno asli, tertulis kisah tentang kemunculan ksatria perang dalam kekacauan besar di kerajaan Salakanagara. Kisah itu menjadi legenda turun temurun karena kitab asli sudah dibakar.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status