PEMBALASAN DEWA MAUT
Satria Kala membungkuk sedikit, mengamati tulisan hieroglif yang samar-samar diukir di bagian samping prasasti yang masih terbuka, nyaris tenggelam oleh erosi waktu.
"Tumenggung mencari Benang Emas sebagai alat kuasa, bukan sebagai kunci penyegel mutlak. Benar, Pusaka ini menuntut DNA kosmik. Dan karena Anda adalah Sang Pembangun, sementara saya adalah penjelmaan yang harus binasa, keberadaanku diukur dari kedekatan spiritual pada sumber kutukan awal Dipasena," kata Satria Kala.
Ia menunjuk simbol tertentu pada prasasti, simbol yang menunjukkan badai petir dan kelahiran kembali yang menyakitkan.
Hot Chapters