Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Sang Guru

Hasrat Sang Guru

Baik Grisse maupun Vidwan seolah enggan untuk menyudahi aktivitas panas mereka. Vidwan memulai kelas dengan terlebih dahulu mengulang materi pada pertemuan sebelumnya, yaitu Pengenalan Aksara Devanagari. Vidwan kemudian bertanya tentang catatan ringkas yang dibuatnya khusus untuk kelas Bahasa Sansekerta. Catatan itu berisi tabel aksara Devanagari disertai beberapa contoh penulisan kata dari aksara Latin. “Apakah kalian sudah mempelajari catatan yang kuberikan?”
10193.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Bab 438: Kontrak dan Hukum Seluruh pendidikan Varius, serta intuisi hukum instingtifnya, menolak seluruh rangkaian penalaran ini. Dalam literatur klasik yang ia pelajari, tatanan datang dari anugerah atasan, dan otoritas datang dari dukungan ilahi. Jika kekuasaan dapat dipinjamkan atau diambil kembali, maka hukum akan kehilangan landasannya, kesetiaan akan menjadi transaksi, dan seluruh dunia tidak akan menyisakan apa pun selain kalkulasi telanjang.
9.78.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Sementara penganut Hindu Bali, memuja Dewa Siwa atau Btara Guru di Pura Dalem, sebagai dewa yang diyakini mampu mengembalikan manusia dan makhluk hidup lainnya ke unsur asalnya, yakni Panca Mahabhuta, yaitu bagian penyusun alam semesta atau Buana Agung, dari dua azas yang sangat sukma, gaib dan abadi yaitu Cetana dan Acetana atau merupakan sebab mula terciptanya segala yang ada atau causa prima.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

Tapi pria itu celingukan melihat ke kanan dan kekiri. "Gada Sastrakrajaya ada disini, tapi kemana Dewa Ganesha? Tidak mungkin gada itu datang sendiri ke tempat ini bukan?" batin Raja Xue. Gada Sastrakrajaya adalah sebuah pusaka surga di kahyangan Selatan milik Dewa Ganesha yang memiliki banyak sekali kesaktian. Hampir tak ada senjata yang mampu mengalahkannya kecuali beberapa pusaka surga seperti Panah Pasopati milik Arjuna atau hasil ciptaan Dewa Laut Baruna dan juga senjata Cakra Emas milik Dewa Wisnu. Dan yang paling kuat adalah senjata Trisula milik Dewa Siwa yang saat ini berada di Istana Suci disimpan oleh Batara Geni yang sudah menggantikan posisi sang Mahadewa.
1076.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

Debu-debu halus melayang di udara, memberikan kesan magis dan timeless. Sasha melangkah masuk dengan takjub. Ia merasa seperti Belle yang baru saja menemukan perpustakaan Beast. Jari-jarinya menelusuri deretan buku filsafat, sejarah, dan sastra klasik. Tidak ada novel picisan di sini. Semuanya adalah karya berat yang menuntut pemikiran mendalam.
9.421.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 738 kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
THE HEIR OF DRAGON

THE HEIR OF DRAGON

Saat itu ia tengah mempelajari kitab budaya klasik, dan ia tidak sanggup menghafalkan kitab sastera yang ditunjuk Tuan Li. "Justru ini merupakan pelajaran yang sangat penting! Kau harus tahu, kitab budaya klasik memegang peranan sangat penting dalam dunia aristrokrasi. Dunia yang akan kau masuki sama sekali lain dengan dunia perbudakanmu dulu!" Tuan Li menjawab dengan nada keras yang tidak bisa ditawar. Namun saat dilihatnya Yu Shi benar-benar nampak depresi, suaranya melembut. "Kakekmu, Kaisar Han Wen Xing menguasai semua karya sastera ini dengan sangat baik." Pernyataan itu membuat Yu Shi terdiam, cukup lama.
9.269.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
Ksatria Prabangkara

Ksatria Prabangkara

tanya salah seorang anggota Pasukan Satyawira yang tak lain adalah Ekawira. "Aku akan menggunakan Pusaka Besta Panca Jiwa, kekuatan dari pusaka ini akan menghilangkan sisa tenaga dalamnya untuk sementara. Sehingga kita dapat dengan mudah membawanya," jelas Jatiraga sambil menunjukkan pusaka yang dimaksud. "Jika itu keputusan Senopati, kami akan mengikutinya," ucap Ekawira sambil menundukkan kepalanya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
Young Wife For My Father

Young Wife For My Father

“Jadi, kesimpulannya. Kamu menghawatirkan Sastra? Kamu takut, jika Sastra melihat dan mendengar apa yang dua kakak kelas tadi ucapkan kepadamu?” Astra berdecih, kemudian menggeleng cepat. “Aku khawatir pada Sastra? Yang benar saja. Dia tuh, dari pagi hobinya mendiamkan aku saja. Hanya karena terlambat sedikit saat jam pelajaran kamu, padahal kita udah biasa datang terlambat. Memang dia itu, maniak dengan yang namanya ‘Kesan Pertama.” “Emang kenapa dengan kesan pertama dia? Bagus kok di aku.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!

Duke Dregory, Nona Tidak Ingin Menikah!

Begitu memasuki aula utama, Siera langsung menyadari bahwa kehadirannya tetap menarik perhatian lebih banyak orang daripada yang seharusnya. Lampu kristal yang menggantung di langit-langit memancarkan cahaya hangat ke seluruh ruangan. Musik mengalun pelan dari sudut aula tempat para pemusik memainkan lagu-lagu klasik yang biasa terdengar di pesta kaum aristokrat. Para pelayan bergerak membawa nampan minuman di antara para tamu yang bercengkerama dalam kelompok-kelompok kecil.
9.934.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Tempat ini cukup jauh dari desanya, tetapi ia merasa perjalanan ini setara dengan ilmu yang akan ia dapatkan. Di sekolah, ia segera menarik perhatian guru dan murid-murid lainnya. Saat pelajaran sastra dimulai, gurunya, seorang pria paruh baya yang dikenal bijaksana, membaca puisi lama tentang kepahlawanan. Guru: "Sastra bukan sekedar untaian kata. Ia adalah cermin jiwa dan perjalanan zaman. Nah, siapa di antara kalian yang dapat menjelaskan makna bait pertama ini?"
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai sastra klasik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status