Menyusun ucapan untuk orang yang berduka itu seperti mencoba menyeimbangkan antara kejujuran dan kelembutan. Aku pernah menulis pesan untuk teman yang kehilangan ibunya, dan yang kupelajari adalah pentingnya mengakui rasa sakit mereka tanpa pretensi. Misalnya, alih-alih mengatakan 'Aku mengerti perasaanmu,' lebih baik mengatakan 'Aku tidak bisa membayangkan betapa beratnya ini untukmu, tapi aku di sini untuk mendengarkan.'
Hal kecil seperti mengingat kenangan spesifik tentang almarhum juga bisa berarti—'Aku selalu ingat bagaimana ibumu tersenyum setiap kali membawakan kue untuk kita.' Hindari klise seperti 'Ia sekarang di tempat yang lebih baik,' karena bisa terasa menyederhanakan kesedihan mereka. Terkadang, singkat saja: 'Aku turut berduka, dan aku ada untukmu kapan pun.'