Akibat Kencan Buta
Mengecupnya singkat, membuat pipi Sahara semakin memerah.
“Ayo lakukan!” pinta lelaki itu dengan senyum menggoda.
“Lakukan apa?”
“Kiss! Morning kiss!”
Bulu tengkuk Sahara meremang, napasnya sedikit tertahan. Lalu menggeser kepalanya dan menyentuhkan bibirnya ke bibir Sagara. Hanya sekejap, lalu melepaskannya. Rasanya panas, tidak menyangka bibir manusia bisa sepanas itu. Sahara mengalihkan perhatian, menatap lampu kamar, bertanya-tanya sendiri dari mana keberaniannya muncul sampai menuruti perintah sang suami. “Sudah,”
Hot Chapters