Di Kala Kematian Anak Kembarku
Saat hari raya, suamiku menjemput anak kembar kami pulang sekolah, tapi tiba-tiba mendapat telepon dari wanita pujaan hatinya. Dia pun meninggalkan anak-anak di pinggir jalan dan menyuruhku menjemput mereka.
Aku meninggalkan klien yang sedang kutemui dan bergegas menjemput anak-anak.
Sayangnya, aku terlambat. Anak sulungku tertabrak mobil dan terlempar, sedangkan adiknya sekarat di pelukanku, merintih kesakitan sambil terus memanggil-manggil ayahnya.
Ambulans belum tiba, ayahnya belum datang juga, akhirnya anak bungsuku meninggal.
Aku memeluk tubuh kedua putriku dan meratap di jalan.
Wanita pujaan hati suamiku mengunggah sebuah foto di media sosial dilengkapi tulisan: [Pengakuan cinta yang p
Hot Chapters