Jagoan Kampung Merantau Ke Kota
Miss Widya menentang mataku, meneguh-neguhkan dirinya untuk lanjut berkata,
“Rasa suka, bukan berarti cinta, iya kan? Itu sebabnya, aku tadi bilang ‘sepertinya’.”
Aku tersenyum tipis, dan mengangguk.
“Kalau boleh tahu, suka sama siapa, Miss?”
Miss Widya tidak langsung menjawab. Ia mengangkat cangkir tehnya dengan dua tangan sekaligus, dan menyeruput isinya sedikit.