Suami Pengganti Untuk Wanita yang Kucintai
Pasangan yang baik memang yang saling mengingatkan dan saling mendukung dalam kebaikan satu sama lain.
“Makasih nasihatnya,” sahutku kemudian. Aku beranjak dan langsung menuju ke kamar mandi, membuka hijab dan menghidupkan keran. Kubasuh telapak tangan, lalu berkumur-kumur sebagai awal dari wudu. Setelahnya, langsung melangitkan doa. Biasanya jika di rumah, aku hanya salat Magrib, Isya, dan Asar saja. Subuh, bisa dihitung dengan jari. Zuhur kadang masih di kampus, sehingga malas melakukannya. Aku membentang sajadah dan menjalankan salat Isya sendirian, sementara Mas Suhada keluar dari kamar.
***
Hot Chapters