SEDIKIT LAGI, SAYANG!
Udara di balkon itu mendadak terasa lebih sunyi, menyimpan sesuatu yang belum terucap.
“Ah…” wanita itu terkekeh genit. “Dari cara Mas ngomong soal wanita itu, kayaknya Mas kenal, deh?” ucapnya sambil tertawa kecil, sorot matanya penuh godaan.
Morgan ikut tertawa pelan. Ia menyelesaikan gerakan push-up terakhirnya, lalu berdiri perlahan.
“Bukan kenal lagi,” ucap Morgan santai, namun ada penekanan di nada suaranya. “Dia punya gue,” lanjutnya singkat, senyumnya tipis tapi penuh klaim.
Hot Chapters