Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pisah Terindah

Pisah Terindah

Entah sejak kapan mereka ada di sana. ****
9.667.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai sejak awal
Baca
+Pustaka
Dikejar Cinta Mantan Suami

Dikejar Cinta Mantan Suami

Andai sejak dulu begini. ***
1058.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sejak awal
Baca
+Pustaka
Saat Tuan Duda Memegang Rahasiaku

Saat Tuan Duda Memegang Rahasiaku

Dan dari dalamnya— sebuah suara yang sangat pelan… akhirnya terdengar kembali. Suara yang seharusnya sudah tidak pernah ada lagi. “Kalian benar…” Ia berbisik. “…ini memang awal.” Hening sejenak. Lalu— nada suaranya berubah. Lebih dalam. Lebih… mengenal. “…dan aku selalu menjadi bagian dari setiap awal itu.”
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai sejak awal
Baca
+Pustaka
Pertalian Sejak Kecil

Pertalian Sejak Kecil

"Anak itu ... bagaimana kalau nggak ada kamu?" Lalu dirinya sadar ucapannya kurang tepat, dan tertawa canggung dua kali. Aku pun membawa sertifikat itu ke perusahaan pembuka kunci. Setelah satu jam berurusan sana-sini, akhirnya aku berdiri di rumah yang telah kutinggali hampir setahun. Aku masih ingat jelas saat pertama pindah ke sini. Asterius berdiri di ambang pintu, dengan kedua tangan di saku, dirinya berkata, "Wiliana, selamat datang di rumah. Selamat pulang!"
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai sejak awal
Baca
+Pustaka
MAHAR 2 JUTA

MAHAR 2 JUTA

Diajeng pun ikut menangis bahagia. "Mungkin dari sinilah kita memulai dari awal," ****
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai sejak awal
Baca
+Pustaka
Seandainya Bertemu Lebih Awal

Seandainya Bertemu Lebih Awal

“Feli, ayo, yang patuh, buka mulutmu.” Telingaku agak memerah. Sejak kecil, aku selalu makan sendiri. Setelah dewasa sekarang, malah disuapi. Rasanya agak memalukan. Abangku yang berada di samping tetap menunjukkan ekspresi datarnya. Dia hanya mengupas kulit udang kesukaanku, lalu meletakkannya di hadapanku.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai sejak awal
Baca
+Pustaka
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

"Mari kita uji dan asah kemampuan kita dulu." "Waktunya hampir habis." Dia melihat ke Jalan Abadi di belakangnya. Lebih dari tiga tahun telah berlalu sejak kebangkitan energi abadi. Kekuatan abadi di dunia semakin terkonsentrasi, memungkinkan Dewa Sejati untuk berjalan di antara manusia. Bahkan Dewa Surgawi dapat terlibat dalam pertempuran singkat. Sementara itu.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai sejak awal
Baca
+Pustaka
Haid Pertamaku

Haid Pertamaku

Hanum, Bik Sumi, Darmawan dan Dimas malah semakin terlihat penasaran. "Jika benda itu ada bersama kamu saat dari bayi, itu akan bisa menjadi petunjuk untuk mengetahui siapa dan dari mana asal usulmu, Ra," ujar Dimas. Darmawan dan Hanum mengangguk seperti membenarkan. "Isinya apa, Ra?" tanya Hanum. Bik Sumi terdiam dan terlihat memejamkan matanya, ada seperti gerakan kata-kata doa dari mulutnya yang bergerak-gerak.
1037.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 943 kali sebagai sejak awal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status