Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jiwa yang Berbeda

Jiwa yang Berbeda

tatapan Jasmine melembut menatap Adrian. "Aku dipertemukan dengan jiwa Kakak Yasmina Nabila dari dimensi yang disebut Indonesia. Saat jiwaku yang redup dan penuh kabur hitam ini bersentuhan dengan jiwa Kakak Yasmina, aku merasakan aliran kehangatan dan ketenangan yang belum pernah aku rasakan seumur hidupku. Jiwa Kakak Yasmina begitu murni, bersinar sangat terang bagaikan mentari pagi yang mengusir dinginnya malam."
654 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai sejenak
Baca
+Pustaka
SENJA DI BALIK RAHASIA

SENJA DI BALIK RAHASIA

“Dan kamu akan jadi aku.” Kalimat itu tidak terdengar seperti ancaman. Lebih seperti fakta. Alya menutup matanya. Sejenak. Hanya sejenak. Ia membayangkan— langit pagi. Udara biasa. Tawa kecil yang tidak penuh makna tersembunyi. Hal-hal sederhana yang selama ini terasa biasa… tiba-tiba terasa mahal. Dan di tengah semua itu—
333 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai sejenak
Baca
+Pustaka
Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

ujar Bram kejam tanpa memikirkan perasaan istrinya yang telah hancur. Bram memajukan wajahnya, berbisik tepat di depan wajah Dania dengan nada suara yang teramat merendahkan. "Sadar diri, Dania. Kamu itu kaku seperti mayat di atas ranjang! Membosankan! Wajahmu yang sok suci itu membuatku muak dan kehilangan gairah! Berbeda dengan Siska. Lihat dia... dia jauh lebih menarik, lebih sensual, dan dia mampu membuatku terus bergairah hingga berkali-kali tanpa harus membuatku menunggu selama dua jam seperti yang kamu lakukan semalam! Kamu itu yang tidak becus menjadi wanita, Dania!" Deg!
10106 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3 kali sebagai sejenak
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Ayah berjalan perlahan ke arah Yansen, seperti malaikat pencabut nyawa. Namun, sepertinya Yansen tidak gentar, tatapannya tetap pada Ayah, lalu tertawa terbahak-bahak. Ayah menendangnya hingga jatuh ke tanah. Yansen berusaha bangkit, tetapi rasa sakit membuatnya tak mampu bergerak. Meski begitu, dia tetap tertawa. Yansen menjilat darah di sudut bibirnya, lalu mengejek Ayah.
8.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai sejenak
Baca
+Pustaka
Kawin Culik Sang Jenius

Kawin Culik Sang Jenius

Jayden benar-benar bos sialan, batinnya merutuki sahabatnya itu. “Suseno, cepat panggilkan sebuah pesawat untukku. Aku mau ke pulau Henai.” Kata Jayden yang membuat Suseno mengatupkan bibirnya tidak percaya. What? Tengah malam begini Jayden ingin ke Pulau Henai?!
1012.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai sejenak
Baca
+Pustaka
Ami Lee
duh kak thor..ada typo nama si talitha galau ........... ya si arlita emang anjing penurut kamu..secara dia mau morotin harta kamu ..beda sama ayu yg bisa cari duit sendiri dan udah kaya juga..sana sama anjing peliharaan kamu aja..jangan usik ayu yg lagi jalan sama mantan nya ...
Vella Nine
Hai ... hai ...! Salam kenal dari author yang sering galau... Semoga suka sama cerita pertamaku di Goodnovel...!! jangan lupa kasih komen, ya! Kritik pedas juga gak masalah karena aku suka yang pedas2... hehehe. . Ambil pelajaran hidup dari tulisan-tulisanku, ya! semoga bahagia dan bermanfaat!
Baca Semua Ulasan
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga #Tetangga_tak_tahu_kami_kaya Semenjak punya motor baru, Bu Bondan selalu mencibir bila aku lewat di depan rumahnya, mana pula tak ada jalan lain, hanya itu satu-satunya jalan. Akan tetapi nasihat suami supaya jangan dipedulikan masih bisa kujalani. Apapun katanya, pura-pura saja enggak dengar.
1041.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai sejenak
Baca
+Pustaka
Senandika

Senandika

“Bukannya nggak enak?” Shera melototkan matanya, tidak setuju varian kesukaannya dibilang tidak enak. “Enak kok, jahat banget yang bilang full cream nggak enak. Sama kaya yang bilang matcha rasanya kaya rumput, padahal enak.” “Selera lo aneh-aneh, ya,” Jevan mengangguk-angguk takjub sambil menepuk tangannya. “Samyang yang kemarin gimana? Pedes?”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai sejenak
Baca
+Pustaka
Senja Kian Memudar

Senja Kian Memudar

Andra mengelus dada "Dasar udah tua aja masih aja ngomel biar tuh dia susah jodoh. Kalau sama gue tuh orang kok ga ada senyumannya sama sekali. Giliran sama yang lain aja beuh senyumnya di manisin." sungutku "Eh... anak kecil tunggu bentar saya mau bicara sama kamu sebentar. Jangan kabur yak ini pembicaraan yang sangat penting terkait dengan nilai kamu."
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai sejenak
Baca
+Pustaka
Tanpa Restu

Tanpa Restu

Aku tak berani untuk meminta pada ibuku, karna aku yang menginginkan ini semua, maka dari itu aku harus menanggungnya sendiri. Tok..tok..tok.. "biiii...biii..." " Iya masuk Dam " Adam adalah ponakan Evan, dia masih berumur 13 tahun. " Bi..bibi jika siang tidak jajan ya? Tidak punya uang ya bi? " " Iya Dam, mamang kan cuma memberi bibi mie instan hanya di pagi hari "
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai sejenak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status