Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mantanku, Iparku

Mantanku, Iparku

jawab Sahara. Sejak membuka cabang di Bali, Sahara bolak balik ke Bali. Dia mengurus semua di bantu dengan temannya. "Sayang, apa kamu sudah siap?" tanya Miko. "Siap apa?" tanya Sahara mengernyitkan dahi. "Siap buat punya anak lagi," jawab Miko. "Itu sih selalu siap, Mas," kata Sahara. Miko langsung mendekati Sahara, dia mematikan lampu utama dan menggantinya dengan lampu tidur.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai sek montok
Baca
+Pustaka
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

jawab Mimong asal. "Hahahahhaa dasar." ************
1011.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai sek montok
Baca
+Pustaka
Seuntai Janji

Seuntai Janji

Tunggu infonya. Tio : Pramudya daftar nomor 1. Samudra : Adhitama, nomor 2. Baskara : Ganendra, nomor 3. Hansel : Arvhasatya, nomor 4. Alvaro : Baltissen, nomor 5. Sebastian : Aku pengen ikut, tapi butuh tim. Nggak sanggup modalnya, kalau ditanggung sendirian.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai sek montok
Baca
+Pustaka
Bayang-Bayang Shunmak

Bayang-Bayang Shunmak

Meringis, kata-kata Insinyur O yang diucapkan padanya di masa silam kembali terngiang. <”Makanya, kamu itu belum siap jadi detektif! Mungkin Shunmak udah bikin kamu kelihatan mirip Batman. Tapi dibandingin Batman asli… kamu ini masih belum ada apa-apanya! Kamu harus sadar diri soal apa-apa yang kamu tidak bisa!”>
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai sek montok
Baca
+Pustaka
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Hah, hah, hah, “Demit gobl*g, nyieun aing sieun wae! (Demit gobl*k, bikin aku ketakutan saja!)” “Sigana mah aing kudu ngadagoan kabut beureum leungit heula, terus bawa si Abdi ka tempat anu osok di pake ritual, meh kampung ieu bisa normal deui. (Sepertinya aku harus menunggu kabut merah hilang terlebih dahulu, terus bawa si Abdi ke tempat yang sering dipakai ritual, biar kampung ini bisa normal lagi.)”
9.630.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 804 kali sebagai sek montok
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Baca Semua Ulasan
PESUGIHAN LEMBAH MONYET

PESUGIHAN LEMBAH MONYET

"Si ... Siapa itu?" tanya Mario dan Indah dengan suara bergetar dan tubuh gemetar ketakutan. Pasalnya, suara itu terdengar sangat keras dan mengandung kemarahan. Mario bisa mengenalinya sebagai suara Mbah Suro Gendam dari Lembah Monyet. "Ada apa, Mbah? Apakah ada hal salah yang saya lakukan sehingga membuat Mbah Suro begitu marah?" tanya Mario tanpa ragu.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai sek montok
Baca
+Pustaka
Mantanku Gagal Move On

Mantanku Gagal Move On

“Tugas pertama aku di Amerika untuk cari orang yang ada di foto yang kamu pegang. Namanya Mister Izuma Kaita dan Nyonya Nirmala Ginting.” Akbar melanjutkan kisahnya tentang orang-orang yang ada di foto tersebut. Izuma Kaita adalah pria kelahiran Jepang yang besar di Rusia. Mantan IT pasukan militer Rusia dengan skor IQ 200, ahli membuat peledak sekaligus penjinak bom. Pensiun dari militer di usia muda karena ingin mencari hidup yang tenang dengan lari ke Indonesia bagian Sumatera. Ia bertemu dengan wanita spesial yang menjadi ibu dari putri tunggalnya.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai sek montok
Baca
+Pustaka
Miss Montok

Miss Montok

“Makanya kalau bawa makanan, jangan ditawarin terus ke dia. Ntar tambah bulet!” Rasanya mau marah, tapi memang kenyataan. Kalau mau berpikir positif, masih untung aku dijuluki 'Miss Montok'. Soalnya konotasi 'montok' lebih cenderung ke padat berisi, daripada 'gendut' yang terkesan melecehkan.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 501 kali sebagai sek montok
Baca
+Pustaka
Sasakala

Sasakala

Tanya Zamrud Angin berderu dengan keras, asap rokok Zamrud terbelah dan hilang. Saudaranya disebelah Zamrud meringis karena bau rokok mengenainya. Dia bukan perokok seperti Zamrud. Seorang nelayan pantang untuk merokok karena akan berpengaruh pada daya tahan tubuh. Merasa tak enak, Zamrud berdehem dan membenarkan posisi duduk. “ Dia orang Kalimantan, sudah setahun disini. Cerita orang, dia kabur dari konflik berdarah disana. ”
9.82.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai sek montok
Baca
+Pustaka
SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

ucap Jihye sesaat setelah menenggak air mineral di lemari es. "Kenapa kau ingin ke sana?" "Tempatnya indah, 'kan? Di sana seperti Santorini versi lokal." "Baiklah, terserah Nyonya saja, nanti setelah pekerjaan di sini beres kita akan bulan madu atau baby moon ke Santorini yang sesungguhnya, ok? ***
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai sek montok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status