REINKARNASI
Tiba-tiba saja Segara berkata, dan itu cukup membuat terkejut teman Kalila yang berkepala botak.
“Siapa dia? Mengapa dia di sini?”
“Oh, ini temanku. Perkenalkan, namanya adalah Segara. Dia termasuk aktivis yang menyukai benda-benda kuno, terutama soal pusaka kuno. Aku memang sengaja mengajaknya ke sini supaya dia bisa ikut dalam penelitian kita,” Kalila menerangkan.
Tanpa disuruh Segara langsung menjulurkan tangannya kepada teman Kalila yang berkepala botak itu. “Nama saya Segara, saya sangat tertarik untuk melihat situs penemuan kuno ini. Semoga Anda mengizinkan.”