Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Racun Mulut Tetangga

Racun Mulut Tetangga

“Bu Siti tak bilangin yo, kalau sama anak itu tidak boleh pelit, sekolah itu demi masa depan anak yang cemerlang,” ucap ibu Endang. “Saya juga tahu bu Endang, tapi saya ini hanya pedagang ikan, tidak pegawai negeri,” sahut ibukku yang mulai sewot. Namaku Dara seorang gadis dari keluarga penjual ikan tinggal di daerah pinggiran Jakarta. Aku mempunyai cita-cita ingin sekolah tinggi. Aku harus berjuang membiayai sekolah tinggi dengan bekerja di salah satu perusahaan kosmetik di ibukota. Namun perjalananku untuk menggapai cita-cita tidaklah mudah karena aku tinggal di lingkungan yang banyak tetangga toxicnya. Aku mempunyai tetangga yang gemar bergosip, menggosipkan semua yang ada di lingkungan desa Sukma Jaya. Dia adalah bu Endang si biang gosip paten yang suka mengusili Dara. Membanggakan kedua putrinya Fitri dan Ratna serta membicarakan aib tetangga. Lalu bagaimana caraku agar tetap waras dalam menghadapi terpaaan gosip yang menghadang? kalian pasti penasaran kan? yuk baca kisahku segera.
1042.0K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
Karena Bau Terasi

Karena Bau Terasi

Zidan memilih meninggalkan Almira setelah ia merasa bosan. Selama ini istrinya itu tampak buruk dan lemah tak bergairah. Alasan itu membuat Almira diusir dan diasingkan oleh Zidan. Almira bangkit dari keterpurukan setelah memilih hidup bersama seorang artis yang merupakan sahabat dari teman masa lalunya, Lian.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 317 Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
MELAHIRKAN LEWAT MULUT

MELAHIRKAN LEWAT MULUT

Nasib tragis menimpa sang kembang desa, bayi yang seharusnya lahir dengan sehat dan selamat justru lahir dari jalan yang tidak seharusnya. Bagaimana mungkin bayi itu bisa keluar dari ... Mulut?
102.7K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
Kejamnya Mulut Suamiku

Kejamnya Mulut Suamiku

Matahari pagi baru saja menyelinap masuk lewat celah jendela kamar yang kacanya sudah mulai berdebu. Rina mengerjap pelan, mengusap sisa kantuk dari matanya, namun rasa lelah yang terasa di sekujur tubuhnya tak kunjung hilang. Sudah tiga tahun ia menikah dengan Dimas, lelaki yang dulu ia anggap sebagai pelindung dan harapan hidupnya, namun kini berubah menjadi beban terberat yang harus ia pikul sendirian. Dimas duduk di tepi kasur, wajahnya masam seolah dunia ini selalu berbuat salah padanya. Ia tidak pernah mau bekerja. Setiap kali Rina mengajaknya mencari pekerjaan, jawabannya selalu sama: "Pekerjaan apa yang ada di sini? Semuanya rendah dan tidak pantas untukku." Padahal, banyak tetangga yang bekerja sebagai buruh, pedagang, atau tukang ojek demi menafkahi keluarga. Dimas lebih suka duduk di rumah, merokok, dan menunggu uang datang entah dari mana. "Kamu bangun saja lama sekali, apa kamu mau kami kelaparan terus?" suara Dimas meledak, nada bicaranya tinggi dan penuh amarah, padahal Rina baru saja duduk di pinggir kasur. Rina menunduk, menahan air mata yang mulai menggenang. "Maaf, Mas. Aku cuma ingin istirahat sebentar saja, kemarin aku pulang larut malam dari tempat kerja." "Alasan saja!" Dimas menggebrak meja kecil di samping kasur, membuat barang-barang di atasnya bergetar. "Kerja, kerja, tapi uangnya tidak pernah cukup. Kamu yang tidak pandai mengatur uang, ya kan? Atau mungkin kamu menyembunyikannya di belakangku?" "Tidak, Mas... semua uang yang aku dapatkan aku berikan kepadamu dan untuk kebutuhan rumah," jawab Rina lemah. Gajinya sebagai buruh jahit memang tidak seberapa, namun ia berusaha sekuat tenaga agar kebutuhan dasar terpenuhi. Tapi Dimas selalu saja tidak puas. Uang yang ia berikan seringkali habis untuk rokok atau nongkrong bersama teman-temannya, dan saat uang habis, ia kembali marah-marah, menyalahkan Rina karena tidak memberi lebih banyak.
60 viewsOngoingAdded to Library 1 Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
MEMBUNGKAM MULUT IBU TIRI

MEMBUNGKAM MULUT IBU TIRI

perjalanan seorang gadis yang mencari keberadaan bapak kandung. setelah ketemu justru sempat ditolak kehadirannya. ini membuat gadis itu sakit hati dan ingin membalas bapak dan ibu tirinya.
6.4K viewsCompletedAdded to Library 203 Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
Membungkam Mulut Tetangga Julid

Membungkam Mulut Tetangga Julid

Gara-gara jemuran, tetangga kontrakan Dina sampai melabrak dan menghinanya. Pemilik kontrakan pun turun tangan mencari jalan tengah. Sayangnya, masalah tak semudah itu selesai.... Lantas, apa yang akan dilakukan Dina? Apakah dia akan pindah sesuai dengan saran suaminya atau justru dia berhasil membungkam mulut tetangganya yang julid itu?
3.0K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

Tania, selalu di ganggu dengan bau masakan yang menyengat di tengah malam. kemunculan bau itu di ikuti hadirnya mahluk mengerikan yang selalu mengganggunya.
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 366 Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

​Kematian mendadak sang ayah seharusnya menjadi duka terdalam bagi Rani yang baru berusia sepuluh tahun. Namun, air matanya tak sempat mengering ketika kebenaran yang jauh lebih kejam terungkap. Tante Riska, bibinya sendiri, merekayasa utang fiktif dan merampas paksa seluruh harta keluarganya, melempar Rani dan ibunya, Sinta, ke dasar jurang kemiskinan yang paling hina. ​Demi bertahan hidup, Sinta terpaksa berjualan gorengan menggunakan minyak jelantah sisa. Asap tengik itu menempel abadi di seragam sekolah Rani, menjadikannya sasaran empuk perundungan tanpa ampun. Dijuluki "Rani Jelantah", ia dihina, sepatunya dibuang ke selokan, uang sekolahnya dicuri, dan masa depannya nyaris dihancurkan oleh sepupunya yang licik dan arogan, Hilda. ​Namun, para penindas itu melupakan satu hal penting: kemiskinan mungkin bisa merampas rumah Rani, tapi tak akan pernah bisa menumpulkan kecerdasannya yang mengerikan. Di balik aroma tengik minyak jelantah dan telapak kakinya yang melepuh di atas aspal panas, sebuah sumpah dendam yang absolut telah lahir. Rani menolak untuk hancur. Ia akan menggunakan otak jeniusnya sebagai senjata mematikan untuk menguliti kesombongan keluarga Kusuma dari akar-akarnya. ​Gadis Bau Jelantah Itu Kini Bosmu Jilid adalah epik tentang pengorbanan darah seorang ibu, konspirasi keluarga yang keji, dan bangkitnya seorang anak dari dasar selokan. Karena balas dendam terbaik tidak butuh kepalan tangan; ia hanya butuh kecerdasan yang menolak untuk dikalahkan.
105 viewsOngoingAdded to Library 2 Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
MULUTMU, RACUN UNTUKKU

MULUTMU, RACUN UNTUKKU

bundaRey
Nayla, seorang istri yang penuh dengan kekurangan, setiap hari harus menerima ejeken dan juga pelecehan verbal oleh Lukman, suaminya. Nayla selalu berusaha menyenangkan hati suaminya itu, dia menuruti semua apa yang suaminya mau, karena dia mencintai Lukman. Bahkan saat Lukman menyuruhnya untuk KB pun dia tidak menolak. Tubuh Nayla yang kurus kering membuat Lukman merasa tidak bergairah ketika bercinta dengan Nayla. Lukman berpikir, jika dengan melakukan KB, maka Nayla akan menjadi berisi seperti tetangga sebelah mereka. Tetapi, hal itu kembali menimbulkan masalah baru, saat Nayla beberapa minggu tak berhenti menstruasi. Apa yang akan terjadi dengan kehidupan keluarga mereka?
102.3K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
WANITA YANG KAU HINAKAN

WANITA YANG KAU HINAKAN

Jauh bau wangi, dekat bau busuk. Begitulah orang tua menggambarkan tentang hubungan antar keluarga dan saudara. Akan tetapi, tidak berlaku bagi Ita. Jauh, dekat sama saja bau busuk. Hinaan dan cacian dari keluarga suaminya tak lantas membuat Ita terpuruk. Justru itu dijadikan cambukan baginya untuk bangkit. Namun, mampukah Ita bertahan?
7.368.9K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
PREV
123456
...
20
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status