Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjerat Cinta Terlarang di Ruang Konsultasi

Terjerat Cinta Terlarang di Ruang Konsultasi

Adrian langsung menutup mulut. Elara menarik napas dalam-dalam dan meneguk ramuan itu dengan cepat. Rasanya pahit luar biasa dan panas seperti membakar tenggorokannya, membuat perutnya langsung terasa mual hebat. “Kamu minumnya jangan cepat-cepat? Pantesan kamu jadi mual,” komentar Shinta tanpa rasa bersalah. “Besok-besok minumnya pelan-pelan aja.”
101.5K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
CEO Jeremy Ditinggalkan oleh Istrinya yang Hamil

CEO Jeremy Ditinggalkan oleh Istrinya yang Hamil

"Kalau makan makanan manis, rasa pahit di mulut akan menghilang." Thasia merasa terkejut, Kent sepertinya sangat mengerti tentang kondisinya, bahkan pria itu tahu mulutnya sedang pahit. Kent seperti memiliki ikatan batin dengannya. Thasia duduk di bangku sambil memakan strawberry, seperti kata Kent, makan makanan manis bisa menghilangkan rasa pahit di mulut. Aneh, padahal Thasia akhir-akhir ini tidak meminum obat, tapi kenapa mulutnya terasa pahit?
9.5201.3K viewsCompletedAdded to Library 7.7K Times as semprotan bau mulut
Show Reviews (82)
Read
+Library
Rasmahwati
kisah Tasia dari bab 1 sampai bab 241, seolah-olah melewati kisah panjang dengan kejadian2 yg begitu rumit, tp ternyata hanya beberapa bulan sj, karena sejak kejadian di hotel sampai bab 241 usia kehamilannya ternyata tidak lebih dari 5 bln saja..
cdsu2415
kapan jilid 2 nya Thor? atau jangan² emang endingnya kek gitu. Macam Stephen Spielberg. lagipula jilid 2 juga udah ketebak kan. musuhnya ketangkep semua. happy ending. atau kalo sad ending ya berarti kek gitu dengan pengorbanan masing²
Read All Reviews
Gerimis Bulan Desember

Gerimis Bulan Desember

keluhku menahan gejolak dari perut. Mami menatapku puas sekali. “Ini jamu, supaya bau mulutmu segar!” bisik Mami heboh. “Mi!” tekanku tak suka. “Tolong deh, Brie nggak bau mulut. Mana ada pramugari bau, Mi!” ujarku malah ribut sendiri. “Udah nggak apa-apa. Mami nggak mau kamu malu-maluin nanti,” celoteh Mami bak petasan banting.
9.8102.5K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as semprotan bau mulut
Show Reviews (52)
Read
+Library
Ruby♡
Plotnya bagus banget thorrr, makin penasaran dengan kelanjutan ceritanya ♡♡♡ Guys jangan lupa mampir di ceritaku berjudul "Hello Ms.Joa!" Genre: Romance, Manipulatif, Mafia, Crime, Mystery. Semoga terhibur ya~~~...
Evi Fadliah
Sumpah Thor karyamu yang ini luar biasa keren pake banged, ilmu barunya dapet, harunya dapet, kocaknya dapet, pelajarannya juga dapet. Penulisan dan kosa kata yang digunakan bener2 bagus.. Thumbs up buat kamu thor.. One of the best novel yang aku baca di aplikasi ini.
Read All Reviews
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

Aku ke warung terdekat dan memberi beberapa perlengkapan untuk membuat bubur juga oralit. Segelas air galam dan gula ini mungkin bisa mengganti cairannya. Kubangunkan Abang dan mendekatkan air itu. “Jom. Minum dulu oralit.” Aku menariknya untuk bangun. “Apa tu?” “Oralit.” Abang meminum sampai tandas. “Rasanya aneh,” katanya dengan bibir basah. Aku mengambil tisu dan membersihkan bibirnya. “Namanya juga oralit.”
9.781.8K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

Tak ada yang berhasil melakukannya. “Minum guys, minum. Itu kasian tersedak bubuknya sampai nyembur begitu,” ucap Soni sambil terkekeh tak mampu menahan tawanya. Membutuhkan cukup banyak waktu untuk menetralkan rasa dan aroma merica dari rongga mulut mereka. Anita bahkan sampai habis air 3 gelas untuk benar-benar melegakan tenggorokannya. “Parah nih hukumannya,” protes Astrid. “Hidungku sampai merah begini.” lanjutnya sambil membetulkan hidungnya yang kembali berair dengan tisu.
107.6K viewsOngoingAdded to Library 213 Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
BABY FOR WE (Little Space)

BABY FOR WE (Little Space)

Bara menutup mulutnya seketika, "baunya ndak enak, pasti pait!" Sabar... Tenang... "Oh tentu, kan ini obat. Tapi obat ini bakal bikin kamu cepat sembuh, bikin kamu cepat makan es krim sama kue lagi," terangku mengiming-imingi, "kamu mau, nggak? Kalau nggak mau, its okey. Nanti semua kue cokelat dan permen, ku ambil!" Sh*t!!! Aku sangat tidak bisa mengubah kata "aku" menjadi lebih manis.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
Unexpected Encounter

Unexpected Encounter

“Calum tau nggak kalo makan coklat, permen, sama marsmallow kabanyakan bisa bikin gigi copot?” Calum diam saja, agaknya kurang percaya dengan kalimat Maudi. Maudi menarik napas dalam-dalam, sabar sekali. “Nih, dengerin,” ujar Maudi lagi. “Kalo kebanyakan makan makanan manis yang enak, nanti ulet gigi bakal tambah banyak, soalnya ulet gigi kan suka makanan manis juga. Terus nanti kalo uletnya udah gede gara-gara makmur makan manis mulu nanti dia giliran makan gigi Calum.”
1024.9K viewsCompletedAdded to Library 773 Times as semprotan bau mulut
Show Reviews (21)
Read
+Library
Nur Umaya Erwin
luar biasa. hal hal yg ditulis sederhana tapi ngena dengan kehidupan nyata. gaya bahasa bisa dimengerti dan wow banget. author juga keren ngemas ceritanya. 1 lagi, bab per bab selalu menarik dan ditunggu.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Dua Sisi

Dua Sisi

Embun menawarkan alternatif lain untuk menahan rasan pahit dan mual Revan. "Abang memang butuh penahan mual. Tapi bukan permen." "Bukan permen? Apa? Madu? Gula putih?" "Bukan juga." "Jadi?" Embun menjadi bingung karena apa yang dia sebutkan salah semua. Padahal memang itulah beberapa macam pengalih rasa atas pahitnya obat atau ramuan di kampungnya. "Kemari. Abang butuh bibir kamu sebagai pengalih rasa mual. Sini sayang, buka mulut kamu?"
1030.1K viewsCompletedAdded to Library 872 Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
Pria 'Shift Malam'

Pria 'Shift Malam'

Kini malah nambah lagi dengan kesenggol bukit kembar Husna, ibarat ilalang kena samber api saja, langsung kontak hingga ke otongnya. “Gimana dok? Apakah bahaya?” tanya Husna yang terlihat khawatir dan malah mepet dekat dengan Aldi, karena memegang bayinya yang masih rewel. “Nggak berbahaya, dia hanya sariawan, tapi pas di mulut, itu yang bikin anak kamu nggak mau netek, sebentar aku racikan obat, biar dia tenang,” sahut Aldi lagi dan ke lemari obat, lalu ambil alat menumbuk obat dan mulai menghaluskannya .
1061.5K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

dan kuning, “Restoku juga bikin ini, saus sambal stroberi, dan madu lemon.” Reseptor Heru mulai terasa menyengat ke seluruh bibirnya. Melahap sepotong roti yang ia dapat dengan garpu. Enzim yang mengisi setiap kunyahan Heru mengidentifikasi jenis, sifat, tingkatan dan dampak emosionalnya, sementara nalar gastronominya sedang menyusun deskripsi pengesanan. Ia tersenyum sambil menyelesaikan beberapa kunyahan terakhir.
9.82.7K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as semprotan bau mulut
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status