Tak Semanis Madu
begitu sulit aku menelan walau hanya sebatas ludah.
"Kenapa? Buka mulutnya, aaa ...," seru Bella mengarahkan sendok ke mulutku, ingin aku membuka mulut, tapi takut masih menyelimuti.
"Jangan berlebihan, ini sehat, baru buat. Jangan takut, jangan melukai perasaanku yang susah payah mencarinya, ngantri pula dari habis subuh," kata Bella menunduk lesu, kecewa itu terlihat jelas di wajahnya.
Chapitres populaires