Dokter, Sentuh Aku Lagi
sahut Arion tegas.
Nada suaranya terdengar tenang, tapi menusuk relung hati Kirana, ia tertawa kaku, matanya mulai berair. “Iya, iya, maaf ... aku cuma nanya doang, kok.”
Santi mencolek lengan Mbok Sari. “Lihat, Mbok, mulai keluar tuh air matanya. Gak tahan dikacangin terus.”
“Diam, San, nanti kedengeran,” bisik Mbok Sari, sudut bibirnya menahan senyum kecil.