Si Mesum Jatuh Cinta
“Saat itu memang keadaan yang membuat kita terpisah untuk sementara. Saat itu aku baru menyadari, kalau aku benar-benar jatuh cinta padamu dan menginginkanmu. Aku sudah… sudah terlanjur menyukaimu.”
“Sudah… sudah, jangan menangis lagi. Semuanya sudah berhasil kita lewati. Kita memang berjodoh, bahkan mungkin dikehidupan lalu kita juga kita pasti sepasang kekasih, dan akan terus seperti itu, bahkan sampai kehidupan kita selanjutnya, kau dan aku… adalah sepasang kekasih.” Shean memeluk Zeera lagi, menyandarkan kepala isterinya dida*anya.
‘Maafkan aku, maafkan aku Zeera, hanya itu yang bisa aku katakan atas penyesalanku.’