Seumur Hidup Terlalu Lama
“Aku belum tahu, Mbak Dia… Bercerai saja belum. Pengacara saya bilang, tidak mudah mengajukan perceraian sekaligus hak perwalian Adek. Itu butuh waktu.”
Dia mengangguk paham. “Lalu… kalau proses itu selesai?”
Uma menghela napas panjang, suaranya lirih. “Saya ingin meninggalkan Jakarta. Hidup di tempat yang lebih tenang, menyembuhkan trauma … dan kalau bisa, saya ingin sekali kuliah. Mengejar cita-cita saya yang sempat terkubur. Saya masih berusia 21 tahun, masa depan saya masih panjang," ungkap Uma dengan tatapan menerawang