Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Jadilah Raina menutup siaran sendirian. Bukan hal baru sebenarnya, tapi tetap saja, sepi malam selalu membuat bulu kuduknya gampang meremang. Ia termasuk tipe yang penakut. Untuk menghibur diri, ia bersenandung kecil sambil membereskan playlist dan ngesave data data acara yang sudah digelar olehnya malam ini. “Kenapa sih aku selalu kebagian shift malam sendirian, hufs...Adrian malah nggak bisa nemanin pula kali ini, lengkap sudah penderitaanku” gumamnya pelan.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai sepi sendirian
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Baca Semua Ulasan
Semua Perempuan Itu Mengejarku

Semua Perempuan Itu Mengejarku

Dan pagi itu, ia merasa menjadi manusia paling sepi di antara dinding apartemen Serenity Park 1 yang sunyi. “Bukan luka yang membuat manusia hancur, tapi kesepian saat berjuang menyembuhkan luka itu sendiri. Aku harus bagaimana, Tuhan? Kalau ada orang yang bantu aku tanpa pamrih, aku akan jadikan dia bagian hidupku kedepan. Selamanya.” sumpah Alisha sembari mengusap air mata yang mulai menetes di pipi. …. Mata Doni mulai memerah, sesekali kepalanya juga terangguk ke bawah. Sebuah bahasa tubuh, bahwa jaringan penyokong daging sudah harus di istirahatkan.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
Dinikahi Berondong Kaya

Dinikahi Berondong Kaya

Meskipun begitu, Sean tetap saja merasa tidak enak hati. “Meskipun nggak kepikiran lagi. Pastinya tetep ada rasa sedihnya, kan, kalau lagi sendirian di kamar waktu mau tidur,” balas Sean sambil terkekeh—yang sebenarnya malahan tidak terlihat lucu sama sekali karena Sean pun juga merasakan seperti itu jika teringat akan Mama dan Papanya yang entah di mana. Lengang sejenak di antara mereka setelah Sean mengucapkan hal tersebut. Baiklah. April tidak menyukai suasana seperti ini. Rasanya malahan canggung sekali.
1040.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 934 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
CINTA SEPARUH JIWA

CINTA SEPARUH JIWA

Membuat keindahan alam puncak Mahameru itu hilang dari pandangan. Rama terlihat membakar api unggun. Beberapa temannya sudah tertidur pulas sedari tadi. Cowok itu duduk menyendiri. Ada perasaan menyesal dalam bathinnya. Seandainya dia tidak memaksa memilih camping di tempat ini, mungkin peristiwa ini tidak akan pernah terjadi. Perasaan bersalah itu seperti terus menghantui dirinya. Lamat-lamat telinga Rama mendengar suara langkah. Dia membiarkan langkah itu semakin mendekat. "Kau masih belum tidur, Niken?" suara Rama memecah kebisuannya sendiri.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
Selingkuh itu Ilmiah

Selingkuh itu Ilmiah

Sepi tidak selalu datang saat sendiri. Tapi sering muncul ketika kau mulai mendengar suara batin yang selama ini kau hindari." —Catatan Riset Pribadi, Rayendra Mahendra Rayendra merenungkan catatan itu, merasa bahwa kesepian yang ia alami kini lebih dalam daripada sekadar ketiadaan orang lain di sekitarnya. Sepi itu tidak berwujud, tapi menempel, seperti bayangan yang selalu setia mengikuti.
922 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
Lost You in the Melody

Lost You in the Melody

Sendirian. Saking sepi nya, ia selalu bisa mendengar suara detak jarum jam di dinding dan juga suara napasnya sendiri. Setiap berjalan, ia mendengar suara langkah kaki miliknya sendiri. Rasa-rasanya, setiap unsur yang menemaninya ini merupakan bagian dari dirinya sendiri. Meskipun begitu, ia tetap merasa, kesepian.. setelah ia kembali ke kamarnya lagi, ia langsung membaringkan tubuhnya dan berniat untuk langsung tidur saja. Ia benar-benar tidak ingin memikirkan hal-hal yang berat saat ini.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Apa yang mereka butuhkan untuk memeluk kesepian? Anya menulis di bukunya: “Saat kesepian, aku rindu suara Rio. Aku butuh keyakinan bahwa aku cukup untuk diriku sendiri.” 10.00 – Sesi Berbagi: “Suara Kesepian” Sesi ini menggunakan metode “kursi kosong”. Satu kursi di depan, peserta diajak berbicara pada kursi itu seolah berbicara pada orang yang dirindukan atau kepada dirinya sendiri.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
PRINCE ARTHUR

PRINCE ARTHUR

'Sendiri’ pikir Alicia ‘Aku merasa dua kali lipat jauh lebih baik’ menjadi sendiri adalah merupakan hal yang paling ia gemari, namun tidak selalu menyenangkan menyepi dari hiruk pikuk dunia sehingga kadangkala untuk mengusir kebosanan Alicia selalu melimpahkan yang tertanam didalam benak hatinya kedalam sebuah tulisan, mula-mula ia meraih sebuah buku dari dalam tas sekolahnya, ia berusaha bicara pada dirinya sendiri dengan menuliskan sesuatu diatas lembar putih itu, dan tidak pernah mencurahkan isi hati kepada orang lain karena siapapun berpontensi untuk mengkhianati kepercayaannya. “Jujur saja aku tidak suka ada seseorang yang mencampuri urusanku, semua orang didunia ini tanpa terkecuali, t
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Kita sama-sama menjadi makhluk yang terbebani dengan sebuah rasa tidak menentu. Aku melihat orang-orang itu menikmati apa yang sedang mereka kerjakan. Mereka, menikmati kesepian malam ini. Tidak, malam ini tidak sepi untuk mereka yang bahagia. Sepi hanya ada dalam kamus hidupku. Mereka, bahkan tidak mengenal kata sepi. Sepi itu, hanya ada dalam hati. Menjadi manusia yang berteman sepi, bukanlah sebuah impian istimewa. Orang bodohpun, tidak ingin menemani sepi. Maka, sekarang jika semua orang tidak menginginkan sepi, siapa yang akan menemani kesepian? Biarkan aku yang menemanimu, wahai sepi! Kemarilah! Malam ini aku ingin bersamamu, sepi! Datanglah kemari! Rangkullah diriku bersama dinginnya
8.99.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
Mahar Sepuluh Ribu

Mahar Sepuluh Ribu

Laki-laki yang ia cintai telah menghancurkan dirinya. "Sekar, Ajeng, aku cuma bisa mengantar kalian dari sini. Aku ada perjalanan luar kota. Mereka akan menjaga kalian dan pak Ardi akan menjadi sopir kalian, dia salah satu orang kepercayaan kita," ucap Gerwin, menyesali tak bisa menemani mereka. "Tidak perlu repot, kami naik taksi online saja nanti." Tolak Bu Sekar. "Tidak bisa Sekar, ini harus. Oh, ya, ini jika kalian menginginkan sesuatu bisa membelinya pakai ini. PINnya tanggal lahir Ajeng," ucap Gerwin, menyerahkan kartu segi empat kecil.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status