SELIR HATI
“Kupikir sesuatu terjadi.”
“Tidak, hanya kendi pecah,” balasnya santai. “Tapi kupikir kita memang perlu bicara.”
David duduk di kursi dekat jendela, sementara Gita ikut duduk di seberangnya.
Suasana tenang, hanya terdengar detak jam di dinding.
“Baginda,” ucap Gita pelan, “aku takut kita bicara bukan karena ingin memperbaiki, tapi karena sama-sama kesepian.”
Bab Populer