Janji Ke Delapan Belas Kali
SEPERTI YANG KAU MINTA
Titik terakhir
Yang tak terlupakan
DENDAM HATI YANG TERLUKA
Diabaikan! Mati Satu, Tumbuh Seribu!
SSST ... JANGAN BERISIK!
Jika Tak Bisa Dipertahankan
Bertahan Karena Terlalu Mencintaimu
Sekarang Giliranku
Satu Kalimat Abadi yang Tak Berubah
Mengikuti Kata Hati
Hingga akhir waktu
Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan
Janji yang Tak Sempat Usai
Yang Tersisa Setelah Segalanya Usai
Air mata yang Kutumpahkan
Hanya Sesal yang Tertinggal
Dengan Satu Jentikan Jari, Kumiliki Semua
Katakan Saja Ini Takdir
Janji Ke Delapan Belas Kali