Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penguasa Hati

Penguasa Hati

[Azlan: Kencan? Satu kata. Hanya satu kata tanpa basa-basi, namun cukup untuk membuat jantungku melakukan maraton di dalam rongga dada. Aku menatap layar, membaca ulang kata sederhana tersebut seolah mengandung sandi rahasia. Setelah semua kebenaran yang terungkap, setelah permintaan maaf dan pengampunan yang hening di taman kampus hari sebelumnya, kami berdiri di titik nol. Dan kata tersebut adalah langkah pertama.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as setiap kata yang tlah terucap
Read
+Library
Pembalasan Lelaki Teraniaya

Pembalasan Lelaki Teraniaya

Ini selalu dihati saya Tapi sayang tidak bisa berbicara Bibirku tak pernah bisa menemukan kata kata untuk ini Suara saya seakan hilang Tolong katakan pendapatmu (Dan Maura mulai membuka suaranya lagi.) Kau tidak bisa mengenaliku Tapi aku mengenalimu Apa yang kau katakan atau tidak Aku sudah tahu meski tanpa mendengarnya (Rendra) Tidak perlu mengatakan atau mendengar apapun
1.7K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as setiap kata yang tlah terucap
Read
+Library
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Setiap huruf yang muncul menimbulkan gema perasaan—satu kata menimbulkan harapan, satu kata menimbulkan tangis, satu kata memunculkan kenangan yang mereka kira telah hilang. Aaron hampir tak bisa menahan air matanya. “Ini bukan bahasa manusia.” “Bukan,” jawab suara itu. “Ini bahasa sebelum bahasa—getaran pertama yang memanggil keberadaan.” Ilham melangkah maju, mendekati lingkaran cahaya itu. Setiap langkah yang ia ambil menimbulkan riak halus di udara, seolah waktu sendiri sedang menyesuaikan diri untuk memberi ruang.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as setiap kata yang tlah terucap
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Jarinya menyapu kalimat yang nyaris terhapus: "Setiap dunia dimulai dari satu kalimat yang tak diucapkan, tapi dirasakan. Jika kamu membaca ini, kamu adalah bagian dari dunia itu." Lena berdiri di sampingnya. “Berarti ini bukan akhir. Bahkan bukan juga awal.”
2.4K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as setiap kata yang tlah terucap
Read
+Library
Assalamu'alaikum Cinta : Suamiku Adalah Abdi Negara

Assalamu'alaikum Cinta : Suamiku Adalah Abdi Negara

"Iya, tapi sayangnya enggak pernah sampai." "Mas ingat kata-kata ini? Bahwa apapun yang ditakdirkan untukmu, selamanya, dengan cara apapun itu, akan kembali padamu," ucap Arafah penuh makna. Bima terdiam. Kalimat itu sederhana, tapi memiliki artian yang mendalam. Dia menoleh, menatap Arafah yang masih berjalan di sampingnya dengan pandangan lurus ke depan.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as setiap kata yang tlah terucap
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Jubah hitam itu bergoyang, memperlihatkan kilau cahaya di bawahnya—seperti tinta cair yang hidup. Sosok itu menatap Aira dengan mata yang berpendar samar, lalu berkata: “Setiap orang yang datang ke sini membawa satu kalimat yang belum pernah mereka ucapkan. Hanya yang berani mengucapkannya di depan lembah ini… yang bisa melanjutkan perjalanannya.” Aira menatap lembah luas di hadapannya. Jutaan pilar batu bergetar halus, dan dari masing-masingnya keluar bisikan, seperti dunia sedang berdoa dalam bahasa yang tak dimengerti manusia.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as setiap kata yang tlah terucap
Read
+Library
Setelah Semua Penderitaan Berlalu

Setelah Semua Penderitaan Berlalu

Dia melepaskan tanganku perlahan dan membisikkan satu kalimat di telingaku, “Sayang, jangan pikir yang aneh-aneh. Aku hanya pergi melihatnya sebentar dan langsung balik nanti.” Kemudian, dia pun berbalik dan berlari pergi. Meninggalkanku berdiri sendirian dengan air mata yang terus mengalir. Menjijikkan, benar-benar menjijikkan. Mulutnya masih memanggilku ‘sayang’, tapi tanpa ragu pergi menemui wanita lain.
11.9K viewsCompletedAdded to Library 321 Times as setiap kata yang tlah terucap
Read
+Library
Dikira Satpam Hidung Belang Ternyata Dewa Perang

Dikira Satpam Hidung Belang Ternyata Dewa Perang

Tapi yang keluar dari mulutnya cuma lolongan untuk meredakan rasa sakit itu sendiri. Ia sama sekali tidak punya kesempatan untuk benar-benar bicara, apalagi mengeluarkan kalimat yang utuh dan jelas. Setiap kali mulutnya terbuka, yang keluar hanya rintihan tanpa makna. Tepat ketika ia ingin mengucapkan sesuatu, kata-kata di mulutnya berubah jadi rintihan kesakitan yang tidak bisa ia kendalikan. Suaranya pecah menjadi erangan panjang yang menyayat.
1046.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as setiap kata yang tlah terucap
Show Reviews (9)
Read
+Library
ekadermawan89
fresh ceritanya, mantap thor. Saya sudah baca 6 dari 7 karya-karya keren beliau. Rianoir ini salah satu penulis novel yang produktif, kreatif sekaligus imajinatif dan disiplin di waktu yang sama. tetap konsisten brother ...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status