Si Bungsu Shintya
Nining mengungkapkan idenya kesekian kali.
"Udah mau bel lo, Shin. Masa iya kagak siap-siap nih permainan." Lanjutnya.
Shintya semakin berpikir keras, ini tentang masalah harga dirinya, dia memang menyukai anak kelas sebelah, tapi bukan berarti dia mesti melakukan hal konyol. Tapi tidak ada pilihan lagi, dia sangat menyesal memilih tantangan bodoh ini.
"Huuuffftttt... Yaudah deh. Ok, aku akan ungkapin melalui surat. Tapi, jangan aku yang kasihkan langsung." Putus Shintya.
Bab Populer