Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Aku, ibu dan Dayat. Dengan pakaian dan kacamata yang serba hitam, aku menatap lama kuburan bapak. Sesekali tanganku mengusap air mata yang jatuh di pipiku. Meskipun sudah memakai kacamata, tetapa saja orang lain akua tahu jika aku sedang menangis. Aku rasa wajar saja seperti ini, menangisi kepergian seseorang. Apalagi jika orang itu begitu berarti. Semua orang juga akan sepertiku, jika orang yang di sayang pergi meninggalkan mereka untuk selamanya.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as melancholy
Read
+Library
Hati yang lemah

Hati yang lemah

Si Levi sama sekali nggak nge-bantu, aku melirik temenku yang lain, yang juga pintar di pelajaran MTK. Melisa--iris matanya berwarna coklat gelap,rambut berwarna hitam pekat dan ikal serta sedikit tebal, berkulit sawo matang, tubuh yang kurus dan tingginya sekitar 150 cm-- . Dia duduk di barisan paling depan, hampir dekat dengan meja guru yang berada hampir di tengah ruangan bersama yola--memiliki iris mata yang berwarna hitam pudar, senyum yang manis,kulitnya berwarna sawo matang, rambut berwarna hitam sedikit tampak kemerahan akibat di cat dan lurus serta lebat, tubuh ideal dengan tinggi 162-- yang tentu saja temenku juga.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as melancholy
Read
+Library
Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Billy menyalakan lilin di atas kue ulang tahun, kemudian menekan bahu Penny membuatnya berlutut di hadapan makamku. Dan dia berlutut seharian penuh. …. Berlutut dan berpuasa beberapa hari berturut-turut membuat Penny benar-benar terpuruk. Akhirnya, dia sadar bahwa tidak peduli apa pun yang dirinya lakukan, dia tak akan pernah bisa kembali ke masa lalu. Jadi, dia pun beralih ke rencana kedua. Dengan tubuhnya, dia menukar sebotol kecil zat terlarang berbentuk uap dari seseorang yang dia kenal.
8.6K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as melancholy
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

Semoga saja tidak pernah ***. Victor berjalan dengan tenang melewati lobby gedung perusahaannya. Walaupun Victor tidak menunjukkan ekspresi apapun, aura yang melingkupinya tetap hitam. Bahkan, seketika lobby menjadi sunyi begitu Victor memasukinya. Para staf hanya berada menundukkan kepalanya, terlalu segan untuk menyapa Victor. Menurut para karyawan, Victor hanya memiliki tiga ekspresi, yaitu santai, dingin, dan tanpa ekspresi—walaupun tanpa ekspresi harusnya tidak termasuk dalam ekspresi, namun bagi Victor, tanpa ekspresi merupakan sebuah ekspresi. Dari ketiga ekspresi tersebut, yang paling menyeramkan adalah wajah tanpa ekspresinya.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as melancholy
Read
+Library
Broken Heart

Broken Heart

Namun, ada satu hal yang membuat hidupku sepenuhnya berantakan. Satu hal yang membuat hidupku kembali berantakan; Cinta, cinta telah merenggut setiap napas yang kuhela. Cinta telah membunuhku dengan membabi buta tanpa ampun. Cinta juga telah menenggelamkan aku hingga ke dasar-dasar bumi. Sampai aku terpojok oleh diriku sendiri. Menanggung pahitnya rasa sakit yang harus kutelan paksa setiap hari.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as melancholy
Read
+Library
Memories

Memories

Antara kesal dan malu, aku tidak bisa mengatasi keduanya bersamaan. “Ahahahaa,…” Dia tertawa agak keras dan bersandar ke pinggiran balkon. Ekspresinya tiba tiba berubah serius, meski dia tidak melihat ke arahku, hanya ke lantai tempat kami berdiri. Suaranya kecil tetapi masih terdengar samar olehku. “…Itu jelas urusanku, kau tau..” Ah, mata itu… Ada apa sih dengan dirinya? Apa dia benar-benar sepeduli itu padaku hingga dia bisa memunculkan pandangan itu? Seperti perasaan, kesal, bahagia, dan lega bercampur. Apakah mungkin…
9.74.7K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as melancholy
Read
+Library
Mémoire

Mémoire

Dia meringis merasakan hatinya yang seolah tercabik dan jantungnya yang seolah kehilangan iramanya untuk berdetak, matanya menatap kosong dan nanar. "Sialan, Kau jangan bercanda monkey. Mana bisa aku menjaga semuanya sendirian, bangun sialan! Aku tidak akan bisa tanpamu" Sharon berteriak kencang. Sèanne terisak makin menjadi, dia menangis histeris melihat pria yang selama ini mengisi hidupnya sekarang tak bergerak sama sekali. Rasa bersalah, penyesalan, rasa sakit, rasa takut, rasa kehilangan memenuhi dadanya saat ini.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as melancholy
Read
+Library
REFLECTION

REFLECTION

Cermin yang melihat kedatangan Alfa dengan rubi di tangannya kembali melemparkan tubuh pemuda itu. “Aaargghhh!” “Alfa!” teriak Seledri histeris melihat Alfa yang dibuatsepertiitu. Tubuh Seledri gemetar, ia takut, takut yang sangat mendalam. Apa yang ia lakukan berujung maut. Kesenangan yang berujung seperti sebuah kutukan. Awan hitam semakin menguasai kamar Ica. Seledri hanya bisa melihat cahaya dari lampu kamar yang nyaris tertutup seluruh awan.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as melancholy
Read
+Library
Depression

Depression

Luna : Iya, aku jatuh pingsan kemarin. Mr. A : Karena? Luna : Mati lampu dan aku lagi di kamar mandi. Mr. A : Kamu ada trauma kah? Luna : Iya, aku trauma sama gelap apalagi di kamar mandi. Luna : Karena dulu ketika kecil aku pernah dikurung sama papi di dalam kamar mandi. Luna : Selain dikurung, lampunya juga dimatikan saat itu.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as melancholy
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

Lama juga menunggu pukul 04:00 sore, aku rebahan dulu sambil menulis juga mendengarkan musik. Ternyata ada manfaatnya saat kita menulis yaitu : menuangkan segala perasaan yang kita rasakan tentang apapun itu kedalam bentuk tulisan, kita menjadi lebih baik dari hari-hari yang kita jalani dan saat menulis kita mengungkapkan perasaan itu, hanya kita yang tahu saat kita membaca cerita yang kita tuliskan, sering kita tersenyum sendiri, dan saat menulis kita sedang berkaca juga berbicara dengan diri sendiri, percayalah diri kamu itu sangat berharga. Maka jangan pernah mengeluh akan hidup. Kamu harus bersyukur setiap saat akan berkat yang sudah Tuhan berikan. *****
102.3K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as melancholy
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status