KEMBALINYA SANG RATU
“Nak, kau telah pulang dengan harta terbesar: pemahaman bahwa identitas tak boleh dikubur. Ia harus dipelihara dalam setiap lagu, setiap tarian, setiap ajaran yang kita teruskan.”
Jun Hoo menambahkan, “Dan kita akan lakukan itu bersama. Buton akan bersinar lagi, bukan sebagai bayang-bayang negara besar, tapi sebagai cahaya peradaban yang mengajarkan dunia arti kebanggaan—bangga pada akar, pada keberanian menegakkan kehormatan meski pernah terhina.”