Resep Rahasia Sang Pecundang
Semua emosi itu—cinta, duka, harapan, penyesalan—ia tuangkan ke dalam hidangan sederhana itu.
Ini bukan Nasi Goreng Level 100. Ini adalah Nasi Goreng Level 0, dimasak dengan jiwa Level 1000.
Setelah matang, ia meletakkannya di atas sehelai daun lebar. Asapnya mengepul lembut, membawa aroma yang tidak akan pernah memenangkan kompetisi mana pun, tetapi sanggup membuka gerbang kenangan siapa pun.
“Ini persembahanku,” kata Radit, meletakkan hidangan itu di depan sang Penjaga. “Ini adalah rasa dari mana aku berasal. Rasa kejujuran seorang pecundang.”
Bab Populer