Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Maharaja yang Terlupa

Sang Maharaja yang Terlupa

Sementara Burhan, mengenakan rompi sutra tipis dan cincin batu akik di jari manisnya, adalah juragan perantara yang licin. "Ingat," bisik Arga, suaranya nyaris tenggelam oleh derit tali layar dan teriakan para kuli pelabuhan. "Di sini, mata-mata berwujud pedagang, dan racun dibalut dengan senyuman. Jangan percaya pada siapa pun yang menawarkan kemudahan."
10544 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 10 Beses bilang siapa bilang pelaut mata keranjang
Read
+Library
Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

jawab Yayahgriwa sambil Tersenyum. "Iya…?,Nonton Film Apa…? "Tanya Kapten Catur Heran. "Anu Pak,Itu Jaka Sembung,Si Pitung, Si Ji'ih,Babad Tanah Leluhur...,He…he…he…!"Kata Anchakagra sambil Cengengesan.Membuat Kapten Catur berkacak pinggang tersenyum melihat ulah anak buahnya. "Lho Masak Bawa Golok Jagoannya, Ningsewu itu Bawa Kujang...,Yang diBabad Tanah Leluhur? Itu Senjatanya Orang Jawa barat"Tanya Maudara.
7.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 223 Beses bilang siapa bilang pelaut mata keranjang
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Zamrud menghela nafas “ Oh ya, mungkin hari ini kita tidak bisa melaut. Istriku dan istrimu juga tidak bisa berburu. Laut sedang pasang, ombaknya juga sangat besar. ” “ Tapi kita bisa meminjam uang dari Pak Khus. Dia pelaut handal disini. Seburuk apapun keadaan laut, dia bisa melaut dan membawa banyak ikan. Aku percaya kalau saat dia pergi melaut air yang tak tenangpun, ikan tetap akan muncul di permukaan. Itu teoriku saja. ” “ Mungkin saja. Tapi kenapa namanya bukan orang Jawa ? ” Tanya Zamrud
9.82.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 67 Beses bilang siapa bilang pelaut mata keranjang
Read
+Library
PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

kata Kyai Rangga sambil menunjuk ke atas kapal. Willem melihat ke atas kapal, dilihatnya sapi-sapi berada di sudah berada di atas geladak kapal siap diturunkan dikawal oleh beberapa prajurit Mataram. “Mengapa membawa prajurit Mataram?” tanya Willem curiga. “Hmm, untuk berjaga-jaga dari perompak, kalian tahu sendiri, banyak bajak laut yang berkeliaran di laut utara jawa,” kata Kyai Rangga memberi alasan.
1011.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 355 Beses bilang siapa bilang pelaut mata keranjang
Read
+Library
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

seru Ki Taksaka bingung. "Heii! Itu ada pendayung gila datang tuan! Tuan sangat mujur, tak setiap minggu sekali pendayung gila itu datang ke pelabuhan. Dia pasti mau mendayungkan perahu untuk tuan dengan imbalan yang cukup," seru pelaut itu, seraya menunjuk seorang pelaut yang nampak acuh berjalan. Ya, pelaut itu berpakaian kumal dan lusuh, nampak dia kini sedang membuka ikatan tali yang menambat perahunya.
1024.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 810 Beses bilang siapa bilang pelaut mata keranjang
Read
+Library
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Setiap anggota akan membawa narasi lokalnya masing-masing, dan mereka akan saling bertukar melalui platform daring dan kunjungan nyata. Seorang nelayan tua menutup malam dengan satu pernyataan yang membuat semua hening. “Laut tak pernah menolak kapal, hanya manusia yang kerap lupa bahwa pelayaran memerlukan arah. Kalian semua adalah pelaut-pelaut baru. Jagalah arah itu.”
3.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 89 Beses bilang siapa bilang pelaut mata keranjang
Read
+Library
Dosa Di Lautan

Dosa Di Lautan

"Jawab aku, kapten dan kru lainnya masih hidup?" "Jawab, kenapa diam?" Kerumunan mulai berbisik-bisik hingga seseorang berseru, "Bukankah dia pelaut perempuan itu?" "Ya ampun, ternyata dia masih hidup! Benar-benar luar biasa." "Saat dia mendaftar untuk pelayaran ini, aku sempat berfoto dengannya!" Jefri mulai berkeringat dingin dan berkata, "Sayang, ayo kita pulang dulu."
76.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang siapa bilang pelaut mata keranjang
Read
+Library
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

"Pengawal? Yang Mulia, itu Naga Laut. Dia memakan kapal nelayan untuk sarapan." "Tidak hari ini," kataku. "Buka gerbang pelabuhan. Biarkan Leviathan masuk. Monster-monster ini akan menunggu di luar batas air dalam." Aku berdiri dan berjalan ke balkon luar anjungan. Angin laut menerpa wajahku. Aku menatap Naga Laut raksasa di samping kapal. Mata kuningnya yang besar menatapku, menunggu perintah.
1022.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 889 Beses bilang siapa bilang pelaut mata keranjang
Read
+Library
Anak Pulau: Pembawa Kekuatan Legenda

Anak Pulau: Pembawa Kekuatan Legenda

"Apakah kalian yang mengirim ancaman dari laut?" Pria itu mengangkat kening, seolah terkejut dengan pertanyaan Patiwaji. "Ancaman dari laut?" katanya dengan senyum penuh makna. "Laut itu hanya alat. Kekuatan yang kalian cari jauh lebih dalam dari yang kalian bayangkan. Kami hanya penjaga, dan jika kalian melanjutkan pencarian ini, kalian akan menemukan lebih banyak kegelapan daripada yang kalian siap hadapi."
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 42 Beses bilang siapa bilang pelaut mata keranjang
Read
+Library
(Bukan) Gadis Matre sang Juragan

(Bukan) Gadis Matre sang Juragan

Bu Ningrum kebingungan. "Tidak ada apa-apa kok, Bu Ningrum. Nia kaget karena saya muncul tiba-tiba," terang Bayu gelagapan. Dikepung beramai-ramai seperti ini membuatnya seperti pelaku begal yang dikerumuni massa.
1022.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 849 Beses bilang siapa bilang pelaut mata keranjang
Read
+Library
PREV
123456
...
8
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status