Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Alstroemeria

Alstroemeria

Malam harinya, Xai kembali dan membawa kabar “Nona, Pangeran Zhu Tao menyarankan untuk membuatkan Giok Khusus Kota Yun.” A-A-APAAAA??!!!! MEMBUAT GIOK BARU? BUKANKAH ITU SAMA SAJA HARUS MENGELUARKAN BANYAK EMAS MURNI? Aku menyuruh Xai kembali ke alam langit dan meminta Pangeran ketiga untuk tidak membuat giok yang sangat mahal itu, karena sekaya apapun dirinya. Emas murni menjadi giok sungguh boros!
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
Beauty Lies in the Eyes

Beauty Lies in the Eyes

ujarJenderal Shangguanmembuat Kaisar terkejut. Di jagat bela diri, siapa yang tak kenal akan reputasi Jian Tian. Ia merupakan seorang petarung yang sangat berbakat dan penuh tipu daya. Bahkan, kemampuannya dalam membunuh tanpa menyentuh lawan sudah terkenal di seluruh penjuru dunia. Namun, tipu daya Jian Tianmasih kalah dengan kecerdikan Jenderal Shangguan. Jenderal Shangguan berhasil memaksa Jian Tian untuk masuk ke Pagoda Suo Yao setelah berhasil mengalahkannya dalam perjudian.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
Gantari

Gantari

Semua kegiatan yang ada di dapur tampak biasa saja, seperti orang akan mengadakan hajatan pada umumnya. Kuedarkan pandangan untuk mencari hantu tadi. Ah, ketemu. Wanita yang sedikit bungkuk itu ada di salah satu sudut dapur. Dia tengah mengaduk wajan besar. ”Budhe, itu hantunya,” bisikku perlahan, ”Ngawur kamu, Nduk. Dia itu Mbah Sumarti, orang yang sering dipanggil ke acara hajatan khusus untuk memasak jenang dodol.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

Wira tidur di bangku yang terbuat dari kayu bambu, sedangkan Sofia tidur di sofa tanpa bantal mau pun selimut. *** Pukul enam lewat lima belas menit Thalisa sudah selesai membersihkan rumah, termasuk membangunkan kedua kerbau yang masih tertidur pulas. Tercipta satu ide jahil dipikirannya, segera Thalisa mengambil ponselnya di kamar, dan menyetel musik dengan volume yang lumayan keras untuk membangunkan mereka. Enak saja mau bangun siang, memangnya ini rumah siapa?
9.88.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

tanya Varo yang sebenarnya tak perlu jawaban. “Ini, Umma yang tanam pepohonan, yang buat taman kecil dan kolam ikan, Abah.” Meera tersenyum menatap Varo yang tak berkedip melihat sekeliling rumah Meera yang sangat rindang, meski dalam keadaan malam hari. “Ngedip, Var,” Meera terkekeh melihat tingkah atasannya yang kini sangat berbeda dengan saat di kantor. “Aku ... kagum aja,” ucap Varo lirih.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
Tuan Muda

Tuan Muda

Jose Wage, adalah seorang wanita cantik, yang memiliki bisnis barang impor terbesar di kota Monarki ini. Wanita itu tersenyum, lalu menoleh ke arah Jeremy. "Kamu, Jeremy Musa?" tanya wanita itu sambil tersenyum. "Ahem, Nona Wage, tolong abaikan dia, hanya pecundang untuk memasuki kehidupan keluarga Tones," kata Khan Tones, yang tiba-tiba mundur. Jose Wage melirik wajah Khan Tones, wanita itu mendengus sambil membuang muka, hanya memberi tanda bahwa dia tidak menyukai kata-kata pria sombong itu.
8.6504.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.6K kali sebagai siauw giok tjhan
Tampilkan Ulasan (111)
Baca
+Pustaka
Chaken Israel Tatipikalawan
sangat seru ceritanya tapi kenap tidak berlanjut dan harus bersambung..kenao certia lain bisa ditulis dangan bab yang lengkap..ayo semangat biar bisa lanjut cerita ini..ceritanya sangat bagus dan dan lebih baik dari cerita yang sudah saya baca di good novel ini...saya mohon untuk bisa berlanjut lagi
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
TITISAN

TITISAN

titah sang raja sambil menunjuk sebuah cahaya. “Nah, ini untukmu. Simpanlah baik-baik.” Faisal mengambil benda yang diberikan raja. Sebuah batu giok berwarna biru langit. Faisal menatap orang yang telah menyelamatkannya itu penuh haru. “Terima kasih, Raja.” Prabu Sri Baduga Maharaja mengangguk. Ia mengangkat tangan kanan dan mempersilakan Faisal memasukinya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
ARI SIHOMBING

ARI SIHOMBING

Ada sisa nya 4 buah lagi untuk orang tuanya Rio nanti untuk dibawa pulang. "Hmmm.. enak ya mangganya di jam-jam segini makan rujak mantap.." Begitulah ucapan Rio. "Aduh.. pedes.. air mana air.. aduh.." Rio kepedasan dan mencari air, padahal airnya ada disebelahnya, membuat mereka semua tertawa dengan tingkah Rio. Udah tau Rio nggak terlalu suka bangat dengan pedes-pedes kini dia makan yang pedes-pedes.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Begitu memasuki rumah makan, seorang pelayan menyambut kami dan memberikan daftar menu. "Haruan cacapan limau kuit," ujarku pada pelayanan rumah makan. Ikan haruan atau ikan gabus memang sangat sempurna saat dipadukan dengan cacapan limau kuit. Cacapan limau kuit sejenis sambal berbentuk cair, terbuat dari irisan bawang merah mentah, diberi irisan limau kuit serta cabe rawit. Tak lupa garam dan air secukupnya. Rasanya sangat segar. Menggugah selera.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

"Rumah Pakde Jarwo ada di sana Mas." "Iya, tadi adik ini yang kasih tahu. Baiklah, terima kasih ya!" Pria itu memandang Saras sambil tersenyum dan bersiap untuk masuk ke dalam mobilnya, tapi sebelum berbalik ia menatap ke arah Saras. "Apa kita pernah bertemu?" tanya pria itu. "Maaf, saya baru melihat Anda hari ini." "Kenalkan, saya Reyhan." Pria itu mengulurkan tangannya untuk bersalaman. Saras tersipu malu meyambut uluran pria tampan yang nampak maskulin dengan baju kemeja warna biru muda dengan celana jeans warna biru tua.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status