Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Begitu memasuki rumah makan, seorang pelayan menyambut kami dan memberikan daftar menu. "Haruan cacapan limau kuit," ujarku pada pelayanan rumah makan. Ikan haruan atau ikan gabus memang sangat sempurna saat dipadukan dengan cacapan limau kuit. Cacapan limau kuit sejenis sambal berbentuk cair, terbuat dari irisan bawang merah mentah, diberi irisan limau kuit serta cabe rawit. Tak lupa garam dan air secukupnya. Rasanya sangat segar. Menggugah selera.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

"Rumah Pakde Jarwo ada di sana Mas." "Iya, tadi adik ini yang kasih tahu. Baiklah, terima kasih ya!" Pria itu memandang Saras sambil tersenyum dan bersiap untuk masuk ke dalam mobilnya, tapi sebelum berbalik ia menatap ke arah Saras. "Apa kita pernah bertemu?" tanya pria itu. "Maaf, saya baru melihat Anda hari ini." "Kenalkan, saya Reyhan." Pria itu mengulurkan tangannya untuk bersalaman. Saras tersipu malu meyambut uluran pria tampan yang nampak maskulin dengan baju kemeja warna biru muda dengan celana jeans warna biru tua.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
Sang Tuan Muda Sejati

Sang Tuan Muda Sejati

“Tuan Hartawan!” Ada yang datang mendekat. Pria berkulit gelap dengan badan kekar. Tapi terlihat dia ramah. Kemunculannya membuyarkan ketegangan antara Herman dan Siska. Mereka berbicara dengan akrab, lalu menuju meja untuk memulai makan malam. Di saat suasana mulai renyah, hampir di ujung acara istimewa malam itu, tiba-tiba muncullah seseorang yang ditunggu Siska.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Dia perlahan-lahan membuka sebuah kotak kayu cendana yang indah dan menampakkan sebuah giok berwarna keunguan. Giok itu hanya sebesar kepalan tangan bayi. Bentuknya begitu aneh dan seluruh bagiannya berukirkan pola naga. Di bawah cahaya lampu, giok ini bersinar bagaikan peri. “Hadirin sekalian, inilah barang lelang hari ini. Keluarga Camin akan menamainya sebagai Giok Naga.”
9.1802.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.5K kali sebagai siauw giok tjhan
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Sidartha Tung
Penulisnya seperti ganti orang. Sejak bab 1157 ceritanya mulai ngaco dan semakin kesini semakin ngaco. Alur cerita ngaco ga nyambung, power level ngaco pula. Makin dibaca makin bad mood jadinya. Penulis baru goblok, minimal baca dulu cerita sebelnya yg lengkap biar nyambung bikin ceritanya, OON!!
InZoe
Kakaknya updatenya satu2 bab/hr, tp setiap brp minggu sx langsung brp puluh bab yg d update dlm 1 hr. saran aja sih ka, mending di bikin sehari brp bab. misalnya 5 bab/ hr tp konsisten. ada sih d sblh yg tiap hr 15 bab. emg sih pas update byk bab kita puas bgt bacanya. tp pas satu2, kitanya kesel.
Baca Semua Ulasan
Pendekar Kitab Iblis

Pendekar Kitab Iblis

Masakan khas Kota han Zhiang ini paling banyak diburu oleh para pendekar Dunia Persilatan Negeri Han. Pendekar Pedang Rajawali yang baru berumur sekitar 30-an tampak senang sekali malam ini karena merupakan hari ulang tahunnya. Xiao Jian mengundang dua sahabatnya yaitu Liu Shun yang memiliki julukan Pendekar Tinju Selatan dan Qing Yi yang memiliki julukan Dewi Seribu Racun.
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
Pendekar Cincin Giok

Pendekar Cincin Giok

Akan tetapi mata Lixuan dengan penuh air kesedihan menatap peria itu dengan tajam. Lengannya yang baru saja muncul itu menggenggam cincin giok. Cicin itu bernama sankald artifak milik Sindra sang dewa bumi. Benda itu mengeluarkan cahaya kuning yang amat menyilaukan lalu sesaat kemudian cahaya seperti kunang kunang itu masuk kedalam tubuh Lixuan. "Ahrg....sial rasa sakit apa ini!" Tubuhnya menggeliat dibawah tanah.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
Penguasa Sembilan Pintu Kematian

Penguasa Sembilan Pintu Kematian

Dengan sisik naga itu mereka membuat senjata dan jurus yang setara dengan senjata dan jurus milik keluarga Ao, Ming, Duan dan Huan. "Tongkat Giok Suci dan jurusnya merupakan milik keluarga Nanggong. Sedangkan Pedang Giok Hijau milik keluarga Zhao. Keluarga Wei menggunakan sisik naga itu untuk membuat jurus yang disebut Pasir Emas dan Angin dari Tengah sesuai dengan tempat mereka tinggal." Cerita Biksuni berlanjut dan Wenwan mendengarnya dengan setia.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

Ia tidak menyangka orang-orang terdekatnya berniat untuk menyingkirkannya. "Tubuh giokmu adalah anugerah sekaligus kutukan," ujar pria itu. "Tanpa kendali yang baik kekuatan itu akan menghancurkanmu." Xuan Li tidak mengerti ucapan pria itu. "Tubuh giok? Maaf, siapa Anda sebenarnya, Tuan." "Namaku Wu Jin, atau lebih dikenal sebagai Tabib Hantu Wu." Xuan Li terbelalak mendengar namanya, tokoh yang disegani di seluruh Benua Tua.
9.859.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
Tawanan Hati Sang Tuan Muda

Tawanan Hati Sang Tuan Muda

Pia meneguk ludahnya bukan tanpa ketakutan. Dari pada berada di sarang orang-orang yang tidak menyukainya, Pia lebih memilih jatuh dari motornya. Berkali-kalipun tidak masalah, asalkan tidak melihat Dewi dan Rama, sekarang ditambah lagi dengan keluarga Raja. “Aaaaaaa.” Suri merasa tidak dihormati karena sikap Pia. Ketika Degan memilih untuk beristirahat akibat lelah yang didapat setelah perjalanan panjang ke Australia, Degan dibangunkan karena teriakan sang istri.
641 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
Sang Legenda Dewa Pedang

Sang Legenda Dewa Pedang

seorang lelaki tua dengan ekspresi dingin berkomentar. Beberapa kabut putih terus keluar dari mulutnya saat dia berbicara. “Tuan Ni Han, bisakah kamu menjaga jarak dari kami? Aku takut dingin!” Seorang pria tua pendek tapi berotot dengan rambut putih berteriak. Dia adalah ahli kultivasi tubuh seni bela diri dari Sekte Dao Murni Giok, Taiwu yang Disempurnakan.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai siauw giok tjhan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status